Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Misteri Benteng Otanaha Gorontalo: Benarkah Pakai Putih Telur?

Misteri Benteng Otanaha Gorontalo: Benarkah Pakai Putih Telur?

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

menyimpan berbagai peninggalan bersejarah yang dipenuhi kisah unik sekaligus misteri. Salah satunya berada di wilayah .

Sebuah bangunan peninggalan bangsa Portugis bernama Benteng Otanaha hingga kini masih berdiri kokoh. Benteng ini menjadi salah satu ikon wisata sejarah yang paling menarik perhatian masyarakat.

Hal yang paling memicu rasa penasaran adalah rumor mengenai material pembangunannya. Konon katanya, benteng bersejarah ini direkatkan bukan dengan semen, melainkan menggunakan putih telur burung.

Menelusuri Sejarah Benteng Otanaha

Benteng Otanaha terletak di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, . Bangunan ini memiliki letak yang sangat strategis di atas perbukitan hijau.

Berdasarkan catatan sejarah, benteng ini dibangun pada abad ke-16, tepatnya sekitar tahun 1522. Pembangunannya diinisiasi atas kesepakatan antara Raja Ilato dari dan bangsa Portugis.

Pada masa itu, bangsa Portugis datang ke Nusantara untuk mencari rempah-rempah. Mereka kemudian membantu mendirikan benteng pertahanan ini guna menghalau ancaman dari musuh.

Misteri Perekat Putih Telur Burung Maleo

Kisah paling menonjol dari Benteng Otanaha adalah material perekat batunya. Masyarakat setempat secara turun-temurun percaya bahwa benteng ini dibangun menggunakan putih telur.

Bukan sembarang telur, konon bahan yang digunakan berasal dari telur burung Maleo. Burung endemik Pulau Sulawesi ini dipercaya memiliki telur dengan daya rekat yang luar biasa.

Putih telur tersebut dicampur dengan pasir dan kapur untuk menggantikan fungsi semen. Meski terdengar seperti mitos, nyatanya teknik serupa kerap ditemukan pada bangunan kuno lainnya di berbagai belahan dunia.

Fakta Material Bangunan Kuno

Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang secara mutlak membuktikan keberadaan sisa putih telur di struktur Benteng Otanaha. Namun, legenda ini tetap menjadi daya tarik utama bagi para .

Penggunaan material organik seperti putih telur atau getah pohon memang umum digunakan sebelum semen modern ditemukan. Hal ini menunjukkan tingginya kearifan lokal masyarakat dan arsitek pada masa lampau.

Keistimewaan Kompleks Benteng di Gorontalo

Selain cerita unik di balik pembuatannya, kawasan bersejarah ini juga menawarkan pesona alam yang memanjakan mata. Pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga untuk bisa mencapai puncak bukit.

Di kawasan ini sebenarnya tidak hanya terdapat satu benteng saja. Kompleks pertahanan kuno ini terdiri dari tiga bangunan utama yang memiliki nama dan fungsi berbeda-beda.

  • Benteng Otanaha: Merupakan bangunan utama yang ukurannya paling besar dan menjadi pusat pertahanan militer.
  • Benteng Otahiya: Bangunan kedua yang letaknya berdekatan dan berfungsi sebagai benteng pendukung.
  • Benteng Ulupahu: Bangunan ketiga yang ukurannya lebih kecil, biasa digunakan untuk memantau pergerakan musuh dari kejauhan.

Dari atas kompleks benteng ini, para pengunjung akan disuguhkan pemandangan Danau Limboto yang sangat indah. Lanskap alam perairan ini menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu wilayah .

Entah mitos penggunaan putih telur tersebut benar seratus persen atau sekadar pelengkap cerita rakyat semata, Benteng Otanaha tetaplah peninggalan Portugis yang tak ternilai harganya. Kelestariannya wajib terus dijaga oleh generasi penerus agar jejak sejarah Nusantara tidak perlahan punah.

Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: travel.detik.com

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Jadi Cemoohan Fans Vietnam: “Turis, Tuh!”

    Terbongkar! Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Jadi Cemoohan Fans Vietnam: “Turis, Tuh!”

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Bagas Kara
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Duel sengit antara Vietnam dan Malaysia di babak kualifikasi Piala Asia 2027 baru-baru ini menyajikan lebih dari sekadar drama di lapangan hijau. Selain kemenangan telak Vietnam 3-1, perhatian publik tertuju pada reaksi suporter tuan rumah. Ribuan penggemar Vietnam di stadion melancarkan cemoohan keras, secara terang-terangan menyinggung skandal naturalisasi pemain yang menimpa tim Harimau Malaya. Momen […]

  • 47 Tahun Menanti? Aktris Iran Elnaaz Norouzi & Seruan Kematian Pemimpin Tertinggi!

    47 Tahun Menanti? Aktris Iran Elnaaz Norouzi & Seruan Kematian Pemimpin Tertinggi!

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Dunia dikejutkan oleh pernyataan berani aktris Iran-Jerman, Elnaaz Norouzi, yang secara terang-terangan menyinggung Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Komentarnya tentang penantian akan kematian Khamenei segera viral dan menjadi sorotan global. Pernyataan tersebut bukan sekadar sensasi sesaat, melainkan refleksi dari ketegangan politik dan sosial yang mendalam di Iran. Elnaaz Norouzi, dengan latar belakang uniknya, kini menjadi […]

  • TERBONGKAR! Strategi GILA Mark Zuckerberg: Muse Spark Siap Guncang Takhta AI!

    TERBONGKAR! Strategi GILA Mark Zuckerberg: Muse Spark Siap Guncang Takhta AI!

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Mark Zuckerberg, CEO Meta, kini semakin agresif menunjukkan ambisinya dalam perebutan takhta kecerdasan buatan (AI). Dengan investasi besar dan perekrutan talenta papan atas, Meta secara resmi merilis model AI besar perdananya yang digadang-gadang akan menjadi game-changer. Langkah ini menjadi sinyal kuat dari raksasa teknologi tersebut bahwa mereka siap bertarung habis-habisan di medan perang AI yang […]

  • AWAS! High Fashion Diam-Diam Merusak Bumi? Stella McCartney Punya Solusinya!

    AWAS! High Fashion Diam-Diam Merusak Bumi? Stella McCartney Punya Solusinya!

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Dunia fashion, khususnya segmen high fashion, seringkali diselimuti gemerlap kemewahan dan tren yang berputar cepat. Namun, di balik kilaunya, ada sisi gelap yang secara diam-diam menggerogoti kesehatan bumi kita. Kritikan tajam datang dari salah satu desainer paling berpengaruh di era ini, Stella McCartney, yang tak hanya vokal tetapi juga konsisten menunjukkan bahwa gaya dan etika […]

  • Gawat! Rupiah Tembus Angka Keramat Rp17.300: Ancaman Badai Ekonomi Mengintai?

    Gawat! Rupiah Tembus Angka Keramat Rp17.300: Ancaman Badai Ekonomi Mengintai?

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan datang dari pasar keuangan, di mana nilai tukar Rupiah kembali menorehkan rekor pelemahan signifikan. Mata uang kebanggaan Indonesia ini ‘tiarap’ di hadapan Dolar AS, menembus level psikologis dan historis Rp17.300 per Dolar AS. Situasi ini sontak memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, pemerintah, hingga masyarakat luas. Pertanyaan besar pun muncul: ada apa di […]

  • Hari Kartini 2026: Bangkitkan Semangat Emansipasi dengan Twibbon Digital yang Viral!

    Hari Kartini 2026: Bangkitkan Semangat Emansipasi dengan Twibbon Digital yang Viral!

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 21 April, seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Kartini. Bukan sekadar perayaan busana tradisional, Hari Kartini adalah momen refleksi mendalam tentang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan hak-hak perempuan. Di era digital ini, semangat Kartini tak pernah padam, bahkan menemukan medium baru untuk digaungkan. Salah satunya adalah melalui Twibbon, bingkai foto […]

expand_less