Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Bandara China Rekrut Kucing Liar Jadi Pemburu Tikus, Netizen Takjub

Bandara China Rekrut Kucing Liar Jadi Pemburu Tikus, Netizen Takjub

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebuah inovasi unik sekaligus menggemaskan baru-baru ini menyita perhatian publik di dunia maya. Sebuah bandara di mengambil langkah tak biasa dengan membangun ruangan khusus yang diperuntukkan bagi kucing liar.

Bukan sekadar tempat penampungan biasa, kehadiran hewan berbulu ini ternyata memiliki tujuan khusus. Kucing-kucing ini direkrut untuk menjalankan tugas penting sebagai penjaga fasilitas dari ancaman hama berlebih.

Direkrut Menjadi Petugas Pengendali Tikus

Kehadiran hewan pengerat seperti tikus di area besar tentu menjadi masalah yang sangat serius. Tikus dapat merusak instalasi kabel dan mengganggu operasional di bandara yang sangat vital.

Sebagai solusi yang inovatif, pihak bandara tersebut secara resmi merekrut kelompok kucing liar ini. Mereka dipekerjakan sebagai ‘petugas pengendalian tikus’ alami untuk menjaga kebersihan dan fasilitas umum tersebut.

Solusi Ramah Lingkungan

Penggunaan kucing sebagai pemburu alami dinilai jauh lebih aman dan ramah dibandingkan menggunakan bahan kimia beracun. Cara ini tidak hanya menjaga ekosistem tetap seimbang, tetapi juga efektif menekan biaya pembasmian hama.

Kucing-kucing liar yang sebelumnya berkeliaran tanpa arah kini memiliki pekerjaan tetap dan tempat tinggal yang sangat layak. Terbukti, kehadiran para kucing ini berhasil membantu mengatasi infestasi tikus yang sempat melanda area operasional.

Fasilitas Khusus untuk Kesejahteraan Hewan

Pihak pengelola bandara tidak hanya mempekerjakan hewan-hewan ini, tetapi juga sangat memperhatikan aspek kesejahteraan mereka. Mereka membangun sebuah bangunan ruangan khusus yang dirancang agar kucing-kucing tersebut bisa beristirahat dengan nyaman.

Di dalam ruangan khusus ini, segala kebutuhan dasar para kucing terpenuhi dengan sangat baik. Mereka mendapatkan tempat yang hangat dan aman setelah lelah berpatroli memburu tikus di sudut-sudut bandara.

Bentuk Kepedulian Terhadap Hewan Terlantar

Langkah dari pengelola bandara ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian terhadap nasib hewan-hewan terlantar. Berikut adalah beberapa manfaat dari pembuatan ruangan khusus untuk kucing liar di area publik:

  • Memberikan tempat berlindung yang aman dari bagi hewan jalanan yang tidak memiliki rumah.
  • Memastikan asupan makanan dan minuman yang bergizi tersedia secara teratur untuk menjaga mereka.
  • Mencegah kucing berkeliaran bebas di area terlarang yang dapat membahayakan aktivitas operasional manusia.

Dengan adanya fasilitas penunjang ini, kucing dapat bekerja mengendalikan populasi tikus secara optimal. Semua ini dilakukan tanpa sedikit pun mengorbankan aspek keselamatan dan para hewan tersebut.

Viral dan Mendapat Pujian Netizen

Kabar mengenai terobosan unik dari bandara ini dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna internet yang merasa tersentuh melihat dedikasi pengelola dalam merawat kucing jalanan.

Foto dan video yang memperlihatkan fasilitas ruangan khusus tersebut langsung menjadi dan banyak diperbincangkan. Kucing-kucing ini pun mendadak menjelma menjadi daya tarik tersendiri sekaligus duta kebersihan bagi bandara.

Dukungan Penuh dari Pecinta Hewan

Para pecinta hewan dan netizen memberikan pujian setinggi-tingginya atas inisiatif cerdas dan humanis tersebut. Mereka menganggap pihak bandara telah memberikan contoh luar biasa tentang cara manusia dan hewan berdampingan secara harmonis.

Langkah inovatif ini diharapkan dapat menginspirasi instansi maupun perusahaan lain untuk mulai menerapkan sistem serupa. Memberdayakan hewan terlantar tidak hanya menyelesaikan masalah hama, tetapi juga menyelamatkan nyawa makhluk hidup.

Kucing-kucing pekerja ini telah membuktikan bahwa hewan jalanan mampu memberikan kontribusi besar jika diberikan kesempatan dan perawatan. Keberhasilan mereka membasmi tikus menjadi bukti nyata bahwa solusi berbasis alam sering kali menjadi jalan keluar yang terbaik.

Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: travel.detik.com

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Mahal? WFH 1 Hari Digodok Pemerintah: Siapkah Kita Kembali ke Rumah Demi Hemat?

    BBM Mahal? WFH 1 Hari Digodok Pemerintah: Siapkah Kita Kembali ke Rumah Demi Hemat?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia kembali menggulirkan wacana kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah. Kali ini, tujuan utamanya bukan lagi untuk menekan laju pandemi, melainkan sebagai strategi vital dalam menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang kian membengkak. Wacana ini muncul di tengah tekanan harga BBM global dan beban subsidi energi yang semakin berat […]

  • Total Football VNG Bikin Geger! Siap Jadi Raja Game Bola Mobile Jelang Piala Dunia 2026?

    Total Football VNG Bikin Geger! Siap Jadi Raja Game Bola Mobile Jelang Piala Dunia 2026?

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Antusiasme sepak bola di Indonesia kian membara, terutama menjelang Piala Dunia 2026 yang makin terasa gaungnya. Ini adalah momen yang sangat dinanti-nanti oleh para pecinta kulit bundar di Tanah Air. Di tengah gelombang euforia ini, VNGGames secara resmi meluncurkan game mobile terbaru mereka, Total Football VNG. Kehadiran game ini digadang-gadang akan membawa pengalaman bermain sepak […]

  • Dari Kemacetan Jakarta ke Jaringan Nusantara: Misi Berat Dirut Baru PT Pos!

    Dari Kemacetan Jakarta ke Jaringan Nusantara: Misi Berat Dirut Baru PT Pos!

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan datang dari kancah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Daud Joseph, sosok yang dikenal atas kiprahnya di balik operasional Transjakarta, kini resmi menakhodai PT Pos Indonesia sebagai Direktur Utama. Penunjukan ini menandai babak baru bagi kedua institusi, terutama PT Pos Indonesia yang tengah berupaya keras bertransformasi di tengah gempuran digitalisasi dan persaingan ketat di […]

  • AKSES MEDSOS DIBATASI! Anak di Bawah 16 Tahun Kena Aturan Komdigi, Ini Detailnya!

    AKSES MEDSOS DIBATASI! Anak di Bawah 16 Tahun Kena Aturan Komdigi, Ini Detailnya!

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabar penting datang dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) yang akan mengubah lanskap digital bagi anak-anak di Indonesia. Sebuah kebijakan revolusioner akan segera berlaku, menargetkan pembatasan akses ruang digital bagi mereka yang berusia di bawah 16 tahun. Pernyataan resmi Komdigi menyebutkan, “Komdigi akan menerapkan kebijakan penundaan akses anak di bawah 16 tahun ke ruang digital […]

  • Horor di Puncak Himalaya: Ratusan Turis Terjebak Longsor Mematikan di India!

    Horor di Puncak Himalaya: Ratusan Turis Terjebak Longsor Mematikan di India!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan datang dari pegunungan Himalaya di India. Ratusan wisatawan kini berada dalam situasi genting, terjebak di Lachen, sebuah wilayah terpencil di Sikkim Utara, setelah akses jalan utama terputus total. Jalan vital yang menghubungkan Lachen dengan dunia luar mengalami kerusakan parah di dekat Jembatan Tarum Chu akibat bencana longsor. Insiden ini secara efektif memblokir semua […]

  • Jakarta Terkunci Macet Pagi Ini! Simak Titik Rawan & Trik Lolos Agar Tak Terjebak!

    Jakarta Terkunci Macet Pagi Ini! Simak Titik Rawan & Trik Lolos Agar Tak Terjebak!

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kepadatan lalu lintas kembali mencekik ruas tol Ibu Kota Jakarta pagi ini. Terutama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Jalan Tol Jakarta-Tangerang, arus kendaraan bergerak merayap. Antisipasi cepat dilakukan oleh pihak kepolisian dengan menerapkan sistem contraflow di beberapa titik rawan. Langkah ini diharapkan mampu mengurai penumpukan kendaraan yang menyebabkan antrean panjang. Mengapa Jakarta Selalu Macet? […]

expand_less