Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Viral! Polisi Thailand Pakai Kereta Kuda Sambut Songkran, Ada Apa di Lampang?

Viral! Polisi Thailand Pakai Kereta Kuda Sambut Songkran, Ada Apa di Lampang?

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Festival Songkran selalu identik dengan perayaan air yang meriah, tawa riang, dan semaraknya menyambut Tahun Baru. Namun, di antara keriuhan itu, kota Lampang menawarkan sebuah pemandangan yang benar-benar unik dan tak terlupakan, memadukan tradisi kuno dengan tugas kepolisian modern.

Saat jutaan orang basah kuyup dalam euforia, warga dan di Lampang justru disuguhi pemandangan patroli polisi yang tidak biasa: mereka berkeliling menggunakan kereta kuda. Ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah inisiatif yang kental akan budaya dan nilai lokal.

Songkran: Bukan Sekadar Perang Air Biasa

Songkran, atau Tahun Baru , adalah festival paling penting dan semarak di negara Gajah Putih. Dirayakan setiap bulan April, festival ini secara tradisional merupakan waktu untuk membersihkan diri, menghormati orang tua, dan memohon keberuntungan di tahun yang baru.

Meskipun kini dikenal luas dengan “perang air” yang masif di jalanan, makna asli Songkran jauh lebih dalam. Air yang disiramkan melambangkan pembersihan dosa, nasib buruk, dan hal-hal negatif dari tahun sebelumnya, serta harapan untuk awal yang baru dan diberkati.

Tradisi dan Makna Spiritual

Perayaan dimulai dengan ritual keagamaan di kuil, di mana patung Buddha dimandikan dengan air wangi. Ini adalah tindakan penghormatan yang bertujuan untuk membawa berkah.

Warga juga mengunjungi sanak saudara, terutama para sesepuh, untuk menuangkan air ke telapak tangan mereka sebagai tanda hormat dan memohon restu. Ini dikenal sebagai tradisi “Rod Nam Dam Hua”.

Peran Air dalam Perayaan

Aktivitas saling menyiramkan air di jalanan, baik menggunakan ember, pistol air, atau selang, adalah ekspresi kegembiraan dan cara untuk mendinginkan diri dari panasnya April.

Fenomena ini telah berkembang menjadi daya tarik wisata global, menarik jutaan turis setiap tahunnya untuk merasakan euforia perayaan air terbesar di dunia.

Lampang: Kota Kereta Kuda yang Memukau

Lampang, sebuah provinsi di utara , memiliki julukan : “Mueang Rot Ma” atau Kota Kereta Kuda. Julukan ini bukan tanpa alasan, karena kereta kuda telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas dan warisan kota ini selama berabad-abad.

Berbeda dengan kota-kota lain di Thailand yang beralih sepenuhnya ke kendaraan bermotor, Lampang dengan bangga mempertahankan moda transportasi tradisional ini. Kereta kuda masih banyak digunakan sebagai alat transportasi lokal maupun sebagai daya tarik wisata.

Sejarah Kereta Kuda di Lampang

Sejarah kereta kuda di Lampang berawal dari masa pemerintahan Raja Rama V pada akhir abad ke-19, ketika kereta kuda diperkenalkan sebagai alat transportasi utama. Kendaraan ini dengan cepat populer di kalangan bangsawan dan masyarakat umum.

Hingga kini, kereta kuda Lampang bukan hanya sarana transportasi, melainkan juga simbol kebanggaan dan upaya pelestarian budaya yang kuat. Mengendarai kereta kuda di jalanan Lampang adalah pengalaman nostalgia yang tak bisa ditemukan di tempat lain.

Polisi dan Kereta Kuda: Kolaborasi Unik di Songkran

Momen Songkran di Lampang menjadi panggung sempurna bagi perpaduan unik antara tradisi dan keamanan. Kepolisian setempat memutuskan untuk mengerahkan unit patroli menggunakan kereta kuda, menciptakan pemandangan yang tak hanya efektif tetapi juga memukau.

Ini adalah pemandangan langka: para petugas polisi berseragam lengkap, duduk tegak di atas kereta kuda yang dihias, melintasi keramaian festival air. Mereka tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bagian integral dari kemeriahan itu sendiri.

Mengapa Kereta Kuda?

Keputusan menggunakan kereta kuda untuk patroli memiliki beberapa alasan kuat. Pertama, ini adalah penghormatan terhadap identitas unik Lampang sebagai “Kota Kereta Kuda”. Ini menunjukkan kebanggaan lokal dan mempromosikan .

Kedua, kereta kuda menawarkan keuntungan praktis dalam keramaian Songkran. Kecepatan yang lebih rendah memungkinkan interaksi yang lebih baik dengan publik, serta kemampuan menavigasi area padat yang sulit dijangkau kendaraan bermotor.

Ketiga, penggunaan kereta kuda juga sejalan dengan konsep berkelanjutan dan ramah . Ini meminimalkan polusi udara dan suara, selaras dengan upaya pelestarian .

Dampak bagi Wisatawan dan Warga Lokal

Bagi , patroli kereta kuda ini menambah dimensi keunikan pada pengalaman Songkran mereka. Ini adalah daya tarik foto yang luar biasa dan cerita yang tak terlupakan untuk dibawa pulang.

Warga lokal merasakan kebanggaan yang mendalam melihat tradisi mereka dihormati dan dipamerkan. Ini memperkuat ikatan komunitas dan identitas lokal yang kuat.

Melestarikan Warisan Budaya di Tengah Modernisasi

Inisiatif patroli kereta kuda di Songkran Lampang adalah contoh cemerlang bagaimana sebuah kota dapat merangkul modernitas tanpa melupakan akar budayanya. Di era globalisasi, menjaga keunikan lokal menjadi semakin penting.

Ini mengirimkan pesan kuat bahwa tradisi bukanlah penghalang kemajuan, melainkan fondasi yang memperkaya kehidupan dan menarik perhatian dunia. Lampang menunjukkan bahwa keamanan publik bisa diintegrasikan dengan cara yang penuh gaya dan bermakna.

Dengan segala keunikan dan pesonanya, Songkran di Lampang bukan hanya sekadar festival air, tetapi sebuah perayaan yang hidup. Patroli polisi dengan kereta kuda adalah bukti nyata bagaimana sebuah kota dapat mempertahankan jiwanya yang otentik, sambil tetap menyambut masa depan dengan tangan terbuka dan semangat kebersamaan.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Rayakan Anniversary ke-9, Gaya Santai Momo Geisha Bikin Iri Netizen!

    Terungkap! Rayakan Anniversary ke-9, Gaya Santai Momo Geisha Bikin Iri Netizen!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Momen spesial kembali hadir dalam kehidupan mantan vokalis band Geisha, Momo. Tepat pada tanggal 8 April lalu, ia dan sang suami tercinta, Nicola Reza Samudra, merayakan hari jadi pernikahan mereka yang ke-9. Sebuah perjalanan cinta yang kini telah memasuki hampir satu dekade. Perayaan anniversary kali ini jauh dari kemewahan atau pesta megah layaknya selebriti pada […]

  • TERUNGKAP! Bukti Nyata Kebaikan Itu Abadi: Mengapa Kita Masih Percaya Kemanusiaan?

    TERUNGKAP! Bukti Nyata Kebaikan Itu Abadi: Mengapa Kita Masih Percaya Kemanusiaan?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern dan berita yang seringkali didominasi oleh isu negatif, mudah sekali merasa pesimis tentang keadaan dunia. Namun, ada kebenaran mendasar yang sering terabaikan: kebaikan hati dan kemanusiaan masih bersemi di mana-mana. Kisah-kisah inspiratif, meskipun kadang tak terekspos secara luas, terus membuktikan bahwa sifat mulia itu masih ada. Ini adalah pengingat […]

  • Modus Sopir Taksi ‘Getok Harga’ di KLIA Terbongkar! Polisi Malaysia Bertindak Cepat Demi Turis RI

    Modus Sopir Taksi ‘Getok Harga’ di KLIA Terbongkar! Polisi Malaysia Bertindak Cepat Demi Turis RI

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Aksi cepat tanggap Kepolisian Malaysia patut diacungi jempol setelah berhasil meringkus seorang sopir taksi yang diduga memeras wisatawan Indonesia di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pelancong untuk selalu waspada dan bagi penyedia jasa untuk menjunjung tinggi etika serta kejujuran. Praktik ‘getok harga’ merusak citra pariwisata sebuah negara. Awal […]

  • Kuasai Panggung Politik Vietnam: To Lam, Presiden Baru dengan Kekuatan Mengguncang!

    Kuasai Panggung Politik Vietnam: To Lam, Presiden Baru dengan Kekuatan Mengguncang!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Gejolak politik di Vietnam kembali menarik perhatian dunia, kali ini dengan pengangkatan Jenderal To Lam sebagai Presiden yang baru. Penunjukannya pada Mei 2024 menandai konsolidasi kekuatan politik yang signifikan di tubuh Partai Komunis Vietnam (CPV). Peristiwa ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan biasa, melainkan cerminan dari dinamika internal yang intens dan kampanye anti-korupsi besar-besaran yang telah […]

  • Guncang OpenAI! Misteri Cuti Mendadak 2 Petinggi: Ada Apa Sebenarnya?

    Guncang OpenAI! Misteri Cuti Mendadak 2 Petinggi: Ada Apa Sebenarnya?

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Dunia kecerdasan buatan kembali dihebohkan oleh berita mengejutkan dari OpenAI, perusahaan di balik fenomena ChatGPT. Sebuah laporan dari Bloomberg mengindikasikan bahwa bukan hanya satu, melainkan dua eksekutif puncaknya sempat ‘dirumahkan’ atau ‘mengambil cuti panjang’ secara mendadak. Kabar ini sontak memicu spekulasi dan pertanyaan besar di kalangan pengamat teknologi. Apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding […]

  • SULAP Pulsa Jadi DANA Instan! Rahasia Cepat Daripulsa.id Terungkap!

    SULAP Pulsa Jadi DANA Instan! Rahasia Cepat Daripulsa.id Terungkap!

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Di era digital yang serba cepat ini, cara kita bertransaksi keuangan terus mengalami evolusi signifikan. Dari dominasi uang tunai, kini kita beralih ke pembayaran digital yang praktis, efisien, dan aman, seperti e-wallet DANA. Pulsa, yang dulunya menjadi alat komunikasi utama dan penunjang konektivitas, kini memiliki peran ganda. Seringkali, kita mendapati pulsa menumpuk tidak terpakai atau […]

expand_less