Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Terungkap! Tradisi Kuno Jepang: Lomba Menangis Bayi yang Bikin Geleng-Geleng!

Terungkap! Tradisi Kuno Jepang: Lomba Menangis Bayi yang Bikin Geleng-Geleng!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di jantung budaya yang kaya akan tradisi unik, tersembunyi sebuah ritual yang mungkin terdengar aneh, namun penuh makna mendalam. Bayangkan sebuah arena di mana tangisan nyaring bayi justru dianggap sebagai tanda keberuntungan dan kesehatan.

Inilah tradisi Nakizumo, sebuah perayaan kuno yang mempertemukan para bayi dalam sebuah “kompetisi” menangis, dengan harapan membawa berkah bagi kehidupan mereka di masa depan.

Apa Itu Tradisi Nakizumo?

Nakizumo, secara harfiah berarti “gulat tangis”, adalah festival tahunan di yang melibatkan bayi berusia di bawah satu tahun. Acara ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sebuah ritual yang diyakini secara turun-temurun membawa kebaikan.

Tujuan utamanya adalah agar bayi menangis sekencang-kencangnya dan selama mungkin. Semakin keras dan lama tangisan bayi, konon semakin sehat dan kuat pula ia tumbuh dewasa kelak, serta terhindar dari pengaruh roh jahat.

Sejarah dan Akar Budaya Nakizumo

Tradisi Nakizumo diperkirakan telah ada selama lebih dari 400 tahun, berakar kuat dalam kepercayaan Shinto, agama asli . Ritual ini sering dikaitkan dengan doa untuk pertumbuhan anak yang sehat dan panen yang melimpah.

Pada masa lalu, tingkat kematian bayi cukup tinggi, sehingga ritual semacam ini menjadi bentuk permohonan spiritual dari orang tua kepada dewa-dewi. Mereka percaya bahwa suara tangisan bayi yang kuat dapat menarik perhatian para dewa untuk melindungi buah hati mereka.

Bagaimana Tradisi Nakizumo Dilaksanakan?

Pelaksanaan Nakizumo adalah tontonan yang menarik sekaligus menghibur. Acara ini biasanya digelar di kuil-kuil Shinto di berbagai penjuru Jepang, dengan kuil Sensoji di Tokyo sebagai salah satu lokasi paling terkenal.

Ratusan orang tua datang membawa bayi mereka, mendaftarkan diri agar buah hati mereka bisa ikut serta dalam ritual kuno yang penuh kegembiraan ini.

Peran Pegulat Sumo sebagai “Penakut”

Inti dari tradisi ini melibatkan para pegulat sumo amatir atau pensiunan yang bertugas untuk membuat bayi menangis. Mereka mengenakan pakaian tradisional sumo, mawashi, dan berhadapan dengan bayi-bayi di atas ring sumo mini.

Bukan dengan , tentu saja, melainkan dengan cara yang unik dan kadang lucu. Mereka mengangkat bayi-bayi tinggi-tinggi, menggoncangkan tubuhnya pelan, atau bahkan membuat ekspresi wajah lucu.

Teknik “Menakut-nakuti” Bayi

Beberapa pegulat bahkan mengenakan topeng iblis Oni yang menakutkan, atau mengeluarkan suara-suara aneh seperti “Naki! Naki! Naki!” yang berarti “Menangis! Menangis! Menangis!”. Semua ini dilakukan untuk memancing reaksi tangisan dari si bayi.

Jika bayi tak kunjung menangis, terkadang atau orang tua diizinkan untuk membantu dengan mencoba memancing tangisan. Tujuannya adalah memastikan setiap bayi berhasil mengeluarkan suara tangisnya.

Penilaian dan Pemenang

Meskipun disebut lomba, Nakizumo sebenarnya tidak memiliki “pemenang” dalam arti konvensional. Bayi yang menangis paling keras atau paling lama dianggap telah berhasil memenuhi tujuan ritual.

Semua bayi yang berpartisipasi dan menangis dianggap sebagai pemenang sejati, karena mereka telah menyelesaikan ritual penting yang diyakini membawa kesehatan dan perlindungan.

Makna di Balik Tangisan Bayi yang Menggema

Di balik keriuhan dan tawa para penonton, tersimpan filosofi mendalam. Tangisan bayi dalam tradisi Nakizumo bukanlah tanda kesedihan atau penderitaan, melainkan simbol vitalitas dan kekuatan hidup.

Ada pepatah Jepang yang mengatakan “Naku ko wa sodatsu”, yang berarti “Bayi yang menangis akan tumbuh besar”. Ini mencerminkan keyakinan bahwa tangisan adalah indikator kesehatan yang baik dan kemampuan bayi untuk mengekspresikan diri.

Selain itu, dipercaya bahwa tangisan yang keras dapat mengusir roh jahat (oni) yang berpotensi mengganggu kesehatan dan perkembangan bayi. Ini adalah bentuk perlindungan spiritual yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Nakizumo di Mata Dunia Modern

Meskipun tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad, Nakizumo tidak lepas dari sorotan dan berbagai interpretasi di era modern. Beberapa orang mungkin melihatnya sebagai praktik yang sedikit aneh atau berpotensi menakut-nakuti bayi.

Namun, bagi sebagian besar masyarakat Jepang, khususnya para orang tua yang berpartisipasi, Nakizumo tetap dipandang sebagai perayaan yang positif dan penuh kasih. Mereka percaya pada niat baik di balik ritual tersebut, yaitu mendoakan yang terbaik bagi anak-anak mereka.

Banyak juga yang melihatnya sebagai kesempatan langka untuk merayakan kebudayaan dan tradisi yang unik, serta berbagi momen kebersamaan antar keluarga. Ini adalah pengingat akan akar spiritual yang masih kuat dalam masyarakat modern Jepang.

Opini Pribadi: Sebuah Perayaan Kehidupan yang Unik

Sebagai seorang pengamat, saya melihat Nakizumo bukan hanya sekadar “lomba” menangis, melainkan sebuah manifestasi indah dari harapan orang tua. Ini adalah cara unik untuk merayakan awal kehidupan, di mana setiap tangisan dianggap sebagai afirmasi positif untuk masa depan yang cerah.

Meskipun metode yang digunakan terkesan “ekstrem” dengan pegulat sumo dan topeng iblis, niat dasarnya adalah murni. Ini adalah cerminan dari bagaimana budaya dapat menemukan cara-cara kreatif untuk menyalurkan doa dan harapan, bahkan melalui hal yang paling alami seperti tangisan bayi.

Pada akhirnya, tradisi Nakizumo mengingatkan kita bahwa kebahagiaan dan keberuntungan dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, bahkan dalam suara tangisan yang paling nyaring sekalipun. Ini adalah bagian tak terpisahkan dari mozaik yang selalu menarik untuk dipelajari.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia Kulit Glowing Bak Model VS Terbongkar: Sarden Kalengan, Mitos atau Fakta?

    Rahasia Kulit Glowing Bak Model VS Terbongkar: Sarden Kalengan, Mitos atau Fakta?

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah tren kecantikan yang cukup unik: mengonsumsi sarden kalengan setiap hari demi mendapatkan kulit yang sehat dan bercahaya, layaknya para model Victoria’s Secret. Klaim ini menyebar cepat, menarik perhatian banyak orang yang mendambakan kulit glowing tanpa perlu perawatan mahal. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa rahasia di balik kulit sempurna para […]

  • Revolusi Koperasi Indonesia: Raih Peluang Jadi Manajer Merah Putih!

    Revolusi Koperasi Indonesia: Raih Peluang Jadi Manajer Merah Putih!

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah kembali membuka gerbang kesempatan emas bagi putra-putri terbaik bangsa. Program Manajer Koperasi Merah Putih yang dinantikan telah tiba, menawarkan peluang profesional yang signifikan. Program ini dirancang untuk merevitalisasi dan memodernisasi sektor koperasi di seluruh Indonesia, menjadikannya pilar ekonomi yang lebih kuat dan adaptif di era digital. Dengan kuota […]

  • Terungkap! Parfum Pintar ITB Ini Bikin Wangi Sesuai Mood & Agendamu, Dunia Gempar!

    Terungkap! Parfum Pintar ITB Ini Bikin Wangi Sesuai Mood & Agendamu, Dunia Gempar!

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Inovasi revolusioner telah lahir dari tangan dingin mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Tiga talenta muda kebanggaan bangsa berhasil menciptakan sebuah ‘parfum pintar’ yang bukan sekadar wewangian biasa, melainkan sebuah pengalaman aromatik yang sepenuhnya personal dan dinamis. Terobosan ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan aroma parfum mereka berdasarkan mood atau suasana hati, serta agenda kegiatan yang akan […]

  • Jakarta Meleleh! BMKG Ungkap Suhu Ekstrem Hari Ini: Ini Penyebab & Tips Bertahan!

    Jakarta Meleleh! BMKG Ungkap Suhu Ekstrem Hari Ini: Ini Penyebab & Tips Bertahan!

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Warga Jakarta dan sekitarnya hari ini merasakan sensasi panas yang tidak biasa, bahkan cenderung membakar kulit. Suhu yang tinggi ini ternyata bukan sekadar perasaan, melainkan fakta yang dikonfirmasi langsung oleh institusi resmi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk ibu kota, mencapai suhu maksimum pada hari […]

  • BUMI MEMANAS EKSTREM: Super El Nino Ancam Pecahkan Rekor Suhu Global, Siap Hadapi?

    BUMI MEMANAS EKSTREM: Super El Nino Ancam Pecahkan Rekor Suhu Global, Siap Hadapi?

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Para ilmuwan di seluruh dunia kini memfokuskan pandangan mereka ke Samudra Pasifik. Sebuah fenomena iklim dahsyat yang dikenal sebagai El Nino, berpotensi mencapai intensitas "super", sedang terbentuk dan mengancam untuk memicu lonjakan suhu global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kondisi ini bukan sekadar fluktuasi cuaca biasa. Ancaman yang ada di depan mata adalah pemecahan rekor […]

  • TERUNGKAP! S&P Jamin Peringkat Kredit RI STABIL 2 Tahun: Apa Artinya Untuk Anda?

    TERUNGKAP! S&P Jamin Peringkat Kredit RI STABIL 2 Tahun: Apa Artinya Untuk Anda?

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabar gembira datang dari sektor ekonomi Indonesia. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, baru-baru ini menyatakan bahwa S&P Global, salah satu lembaga pemeringkat kredit terkemuka di dunia, memberikan jaminan penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Menurut pernyataan Menkeu Purbaya, “S&P Global tidak akan mengubah peringkat kredit dan outlook Indonesia selama dua tahun ke depan.” Ini merupakan […]

expand_less