5 Peramal Piala Dunia Paling Viral, Terbaru Ada Dukun Ghana
- account_circle Citra Lestari
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ajang turnamen sepak bola terbesar di bumi, Piala Dunia, tidak hanya menyajikan pertandingan yang memukau di atas lapangan hijau. Lebih dari itu, kompetisi empat tahunan ini menyimpan banyak fenomena unik yang selalu dinanti penggemar.
Seperti yang telah diketahui publik, Piala Dunia sering diwarnai dengan peramal-peramal yang akhirnya viral dibicarakan. Kehadiran mereka seakan menjadi bumbu penyedap yang membuat tensi kompetisi menjadi lebih menghibur.
Metode prediksi yang digunakan pun sangat beragam, mulai dari menggunakan hewan dengan kebiasaan unik hingga tokoh spiritual. Masyarakat global kerap menantikan tebakan mereka terkait tim mana yang akan keluar sebagai juara dunia.
Deretan 5 Peramal Piala Dunia Fenomenal
Jika merujuk pada sejarah penyelenggaraan turnamen, terdapat sejumlah sosok peramal yang sukses mencuri perhatian media internasional. Berikut adalah lima peramal yang pernah membuat heboh panggung sepak bola dunia.
1. Gurita Paul yang Legendaris
Berbicara mengenai peramal turnamen sepak bola, nama Gurita Paul adalah yang paling ikonik dan selalu dikenang. Hewan laut ini mendadak menjadi selebritas dunia pada ajang Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan.
Paul menebak pemenang dengan cara memilih makanan dari dalam kotak transparan yang telah ditempeli bendera negara yang bertanding. Tingkat akurasi tebakannya sangat tinggi, termasuk memprediksi secara tepat kemenangan tim nasional Spanyol di laga puncak.
2. Burung Beo Mani asal Singapura
Masih pada era turnamen tahun 2010, seekor burung beo asal Singapura bernama Mani turut menjadi sensasi yang viral. Mani membantu seorang peramal lokal dengan cara mematuk kartu yang berisi gambar bendera negara peserta.
Burung ini menjadi perbincangan hangat di benua Asia setelah memprediksi dengan akurat hasil laga di perempat final. Kehadirannya membuktikan bahwa fenomena hewan peramal mampu menarik atensi dari berbagai penjuru benua.
3. Unta Shaheen dari Timur Tengah
Beralih ke edisi Piala Dunia 2014, giliran seekor unta bernama Shaheen dari Dubai yang unjuk kemampuan meramal. Shaheen menentukan tebakannya dengan cara menggigit atau menyundul salah satu dari dua plakat bendera yang disodorkan.
Video proses tebakan Shaheen sering kali diunggah ke berbagai platform media sosial dan meraup jutaan penayangan. Prediksinya cukup jitu pada beberapa laga krusial, membuat namanya menyejajarkan diri dengan deretan peramal viral lainnya.
4. Kucing Tunarungu Achilles
Pada perhelatan Piala Dunia 2018, seekor kucing bernama Achilles didaulat sebagai salah satu peramal resmi turnamen. Achilles merupakan kucing tunarungu berbulu putih yang tinggal dan dirawat di Museum Hermitage, Rusia.
Metode yang digunakan nyaris serupa dengan Gurita Paul, yakni disuguhkan dua mangkuk makanan yang mewakili bendera negara. Achilles sukses menebak hasil beberapa pertandingan fase grup dengan sangat akurat.
5. Dukun Ghana untuk Edisi 2026
Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya yang sangat didominasi oleh peramal berwujud hewan, tren kali ini mulai bergeser. Khusus Piala Dunia 2026, dukun Ghana lagi paling banyak dibahas oleh para pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Keterlibatan tokoh spiritual dari benua Afrika ini memicu berbagai reaksi antusias dari netizen dan pengamat olahraga. Budaya sepak bola di kawasan Afrika memang kerap bersinggungan dengan tradisi lokal yang kental akan nuansa mistis.
Daya Tarik Tradisi Prediksi Sepak Bola
Keberadaan peramal seperti sosok dukun Ghana beserta para hewan pendahulunya membuktikan bahwa sepak bola lebih dari sekadar taktik dan fisik. Ada elemen hiburan, budaya, dan tradisi yang selalu menyertai setiap perhelatannya.
Meski sebagian besar prediksi ini dianggap sebagai hiburan semata, antusiasme masyarakat sama sekali tidak pernah surut. Terdapat beberapa alasan mengapa fenomena ini selalu digemari oleh publik luas:
- Menambah semarak turnamen: Aksi peramal selalu berhasil mencairkan ketegangan jelang pertandingan besar bergulir.
- Hiburan alternatif: Menjadi topik obrolan ringan dan menyenangkan bagi penonton di luar lapangan.
- Menciptakan tren digital: Selalu sukses memicu perdebatan lucu dan viral di berbagai platform media sosial.
Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana kiprah para peramal, terutama sosok dari Ghana, dalam memprediksi laga-laga di turnamen 2026 mendatang. Publik menanti apakah akurasi tebakan di masa depan mampu menyaingi kehebatan legenda seperti Gurita Paul.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: inet.detik.com
Penulis Citra Lestari
Citra Lestari Jurnalis lapangan yang berfokus pada dinamika akar rumput dan pembangunan wilayah. Spesialis dalam mengulas modernisasi desa, ia tajam membedah adopsi teknologi tepat guna, pemanfaatan gadget untuk UMKM, hingga penetrasi infrastruktur digital di pelosok. Citra menjadi penghubung terpercaya antara aspirasi lokal dan transformasi teknologi, menyuarakan potensi daerah di tengah arus digitalisasi.

Saat ini belum ada komentar