Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Gerakan Anti-Mangkrak! Erick Thohir Bentuk LPUK, Aset Kemenpora Dijamin Cuan!

Gerakan Anti-Mangkrak! Erick Thohir Bentuk LPUK, Aset Kemenpora Dijamin Cuan!

  • account_circle Bagas Kara
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merangkap sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, kembali membuat gebrakan signifikan. Langkah terbarunya bertujuan untuk mengatasi permasalahan klasik yang kerap menghantui aset-aset negara, khususnya di sektor olahraga: mangkrak atau tidak terkelola secara optimal.

Dalam sebuah langkah strategis, Menpora Erick Thohir resmi melantik Direktur Utama (Dirut) Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) Kemenpora. Penunjukan ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan sebuah sinyal kuat akan komitmen dalam mendorong pengelolaan aset olahraga yang lebih profesional, akuntabel, dan tentunya produktif.

Aset Olahraga Indonesia: Potensi Terpendam atau Beban?

memiliki banyak sekali fasilitas olahraga yang megah, tersebar dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari stadion berstandar internasional, GOR (Gedung Olahraga) multifungsi, hingga pusat pelatihan atlet, semuanya dibangun dengan yang tidak sedikit dari anggaran negara.

Namun, di balik kemegahan itu, seringkali kita dihadapkan pada kenyataan pahit. Banyak aset yang pada awalnya digadang-gadang akan menjadi kebanggaan, justru berakhir terbengkalai. Fasilitas yang seharusnya menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi malah sepi, tidak terawat, dan kehilangan fungsinya.

Mengapa Aset Mangkrak Menjadi Masalah Serius?

Aset yang mangkrak bukan hanya pemandangan yang menyedihkan, tetapi juga kerugian besar bagi negara. Pertama, ada kerugian finansial yang tak terhingga. Dana triliunan yang telah digelontorkan untuk pembangunan menjadi sia-sia karena minimnya pemanfaatan.

Kedua, potensi yang hilang sangat besar. Fasilitas olahraga modern seharusnya mampu menghasilkan pendapatan melalui penyelenggaraan acara, sewa, atau kemitraan. Tanpa pengelolaan yang baik, potensi ini menguap begitu saja.

Ketiga, dan tak kalah penting, adalah kerugian bagi perkembangan olahraga nasional. Atlet kehilangan tempat latihan yang layak, masyarakat kehilangan akses untuk berolahraga, dan cita-cita Indonesia menjadi negara adidaya olahraga pun terhambat.

Visi Erick Thohir untuk Olahraga Nasional

Erick Thohir, dengan latar belakangnya sebagai pengusaha dan pengalaman memimpin berbagai organisasi olahraga, membawa visi yang jelas. Ia ingin olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga industri yang mandiri dan berkelanjutan.

Baginya, aset olahraga adalah masa depan yang harus dijaga dan dikembangkan. “Aset Kemenpora harus didorong lebih profesional dan tidak mangkrak,” tegas Erick Thohir, menggarisbawahi urgensi perubahan tata kelola yang fundamental.

Mengenal LPUK Kemenpora: Solusi Revolusioner Pengelolaan Aset

Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) bukanlah entitas baru yang ujug-ujug muncul. Pembentukannya adalah respons atas kebutuhan mendesak untuk memiliki badan khusus yang fokus pada pengelolaan aset keolahragaan negara dengan pendekatan bisnis yang profesional.

LPUK diharapkan dapat menjadi lokomotif penggerak agar aset-aset milik Kemenpora, yang selama ini mungkin kurang maksimal pengelolaannya, bisa berubah menjadi sumber pendapatan dan pusat aktivitas olahraga yang dinamis.

Apa Itu LPUK dan Fungsinya?

Secara garis besar, LPUK adalah sebuah lembaga yang dibentuk untuk mengelola dan mengembangkan aset-aset keolahragaan milik Kemenpora. Ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pengembangan potensi dari fasilitas-fasilitas tersebut.

Fungsi utamanya adalah menjadikan aset olahraga sebagai entitas yang mandiri secara finansial. Ini berarti LPUK bertanggung jawab untuk mencari peluang pendapatan, menjaga pemeliharaan, dan memastikan pemanfaatan aset secara maksimal demi kemajuan olahraga dan kesejahteraan masyarakat.

Misi Utama LPUK: Mencegah Mangkrak, Menggenjot Produktivitas

Dengan hadirnya LPUK, harapan besar diletakkan di pundaknya. Misi utamanya sangat jelas: menghapus predikat “mangkrak” dari daftar aset olahraga nasional dan menggantinya dengan “produktif” serta “berdaya saing.”

Ini akan dicapai melalui beberapa strategi kunci:

  • **Optimalisasi Pemanfaatan:** Memastikan setiap fasilitas digunakan secara maksimal, baik untuk latihan atlet, kompetisi, maupun kegiatan rekreasi masyarakat.
  • **Pengembangan Usaha:** Menggali potensi bisnis dari setiap aset, misalnya melalui penyewaan fasilitas, penyelenggaraan event, kemitraan dengan swasta, hingga pengembangan sport tourism.
  • **Pemeliharaan Berkelanjutan:** Mengalokasikan anggaran dan sumber daya yang cukup untuk pemeliharaan rutin agar fasilitas tetap prima dan berstandar internasional.
  • **Transparansi dan :** Menjalankan pengelolaan dengan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) untuk menghindari penyalahgunaan dan meningkatkan kepercayaan publik.

Tantangan dan Harapan di Balik Penunjukan Dirut LPUK

Penunjukan Dirut LPUK menandai babak baru bagi pengelolaan aset olahraga di Indonesia. Namun, jalan yang terbentang di depan tentu tidak akan selalu mulus. Berbagai tantangan menanti, mulai dari birokrasi, ketersediaan anggaran, hingga adaptasi terhadap perubahan paradigma pengelolaan.

Sosok yang memimpin LPUK haruslah individu yang tidak hanya cakap dalam manajerial, tetapi juga memiliki visi kuat dan pemahaman mendalam tentang ekosistem olahraga serta bisnis. Integritas dan kemampuan negosiasi juga menjadi kunci penting.

Langkah Strategis untuk Masa Depan Olahraga

Kehadiran LPUK dan kepemimpinannya yang baru diharapkan mampu membawa inovasi. Salah satu langkah penting adalah menjalin kolaborasi erat dengan berbagai pihak. daerah, swasta, federasi olahraga, hingga komunitas masyarakat harus dilibatkan.

Pemanfaatan juga bisa menjadi game-changer. Sistem manajemen aset berbasis digital, platform penyewaan online, hingga penggunaan data untuk analisis potensi pasar dapat membantu LPUK bekerja lebih efisien dan efektif. Ini adalah jangka panjang untuk masa depan olahraga Indonesia yang lebih cerah, profesional, dan berdaya saing global.

Dengan komitmen kuat dari Menpora Erick Thohir dan strategi yang matang dari LPUK, harapan untuk melihat aset-aset olahraga Indonesia bersinar kembali, tidak lagi mangkrak, dan justru menjadi tulang punggung serta prestasi olahraga nasional, kini semakin nyata di depan mata.

Penulis

Bagas Kara adalah jurnalis olahraga yang energik dengan gaya bahasa yang lugas dan penuh semangat. Ia mendalami berbagai cabang olahraga, mulai dari sepak bola hingga olahraga amatir yang sedang berkembang di daerah. Fokus liputannya tidak hanya terbatas pada hasil pertandingan, tetapi juga profil atlet, manajemen klub, hingga perkembangan fasilitas olahraga. Tulisannya selalu berhasil menangkap momen-momen dramatis di lapangan dan semangat sportivitas para atlet.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Strategi Jitu Pemerintah Wujudkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih: Ekonomi Desa Bangkit 2026!

    Terungkap! Strategi Jitu Pemerintah Wujudkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih: Ekonomi Desa Bangkit 2026!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia kembali menggebrak dengan program ambisiusnya, Koperasi Merah Putih. Targetnya tidak main-main: 30.000 unit koperasi aktif harus beroperasi penuh pada Agustus 2026 mendatang. Inisiatif strategis ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah janji besar untuk membangkitkan ekonomi akar rumput di seluruh pelosok negeri. Program ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian desa. Dengan demikian, jutaan […]

  • MIRIS! Dari Surga Tersembunyi Jadi Lautan Sampah? Kisah Pilu Batu Kapala Beach!

    MIRIS! Dari Surga Tersembunyi Jadi Lautan Sampah? Kisah Pilu Batu Kapala Beach!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Dahulu kala, ada sebuah permata di tanah Nusa Tenggara Timur, tepatnya di kota Kupang, yang bernama Batu Kapala Beach. Pantai ini bak lukisan hidup, memamerkan panorama laut yang menawan dengan keunikan formasi batuannya yang ikonik. Namun, waktu berputar, dan kini cerita tentang Batu Kapala Beach telah berubah drastis. Dari pesona yang memikat hati, ia kini […]

  • Hari Kartini 2026: Bangkitkan Semangat Emansipasi dengan Twibbon Digital yang Viral!

    Hari Kartini 2026: Bangkitkan Semangat Emansipasi dengan Twibbon Digital yang Viral!

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 21 April, seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Kartini. Bukan sekadar perayaan busana tradisional, Hari Kartini adalah momen refleksi mendalam tentang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan hak-hak perempuan. Di era digital ini, semangat Kartini tak pernah padam, bahkan menemukan medium baru untuk digaungkan. Salah satunya adalah melalui Twibbon, bingkai foto […]

  • GEGER! Status Tahanan Yaqut Diusut Dewas KPK: Ada Apa di Balik Pengalihan Ini?

    GEGER! Status Tahanan Yaqut Diusut Dewas KPK: Ada Apa di Balik Pengalihan Ini?

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, mereka memulai penyelidikan serius terhadap pengalihan status tahanan atas nama Yaqut Cholil Qoumas, dari penahanan biasa menjadi tahanan rumah. Langkah ini diambil setelah adanya laporan masyarakat yang menuntut transparansi penuh dan keadilan dalam seluruh proses hukum yang berjalan di lembaga antirasuah tersebut. […]

  • Sensasi Salju Abadi di Makassar! Ini Cara Hemat Nikmati Promo Aprilicious 2026!

    Sensasi Salju Abadi di Makassar! Ini Cara Hemat Nikmati Promo Aprilicious 2026!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Siapa sangka, di tengah teriknya cuaca tropis Makassar, Anda bisa merasakan dinginnya salju asli dan bermain layaknya di negeri empat musim? Trans Snow World Makassar hadir mewujudkan impian itu, menawarkan petualangan musim dingin yang tak terlupakan untuk seluruh keluarga. Destinasi wisata unik ini bukan sekadar tempat bermain, melainkan pengalaman imersif yang memadukan hiburan, olahraga, dan […]

  • Terjebak Pertemanan Satu Arah? Ini Cara Mengenali & Menyelamatkan Diri dari Penguras Energi!

    Terjebak Pertemanan Satu Arah? Ini Cara Mengenali & Menyelamatkan Diri dari Penguras Energi!

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa bahwa dalam sebuah pertemanan, hanya Anda yang selalu berinvestasi waktu, tenaga, dan emosi? Seolah-olah Anda adalah satu-satunya yang berjuang untuk menjaga hubungan tersebut tetap hidup? Jika ya, mungkin Anda sedang berada dalam cengkeraman “pertemanan sepihak” atau one-sided friendship. Fenomena ini lebih umum terjadi daripada yang kita kira, namun seringkali terabaikan karena kita […]

expand_less