Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » TERUNGKAP! Gaya Rambut Putri Kim Jong Un DILARANG KERAS di Korea Utara, Kenapa?

TERUNGKAP! Gaya Rambut Putri Kim Jong Un DILARANG KERAS di Korea Utara, Kenapa?

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Korea Utara, sebuah negara yang terkenal dengan isolasi dan kontrol ketatnya, kembali mengejutkan dunia dengan sebuah larangan yang unik.

Kali ini, fokusnya bukan pada uji coba rudal atau program nuklir, melainkan pada sesuatu yang lebih personal: gaya rambut mewah Kim Ju Ae, putri dari pemimpin tertinggi Kim Jong Un.

Gaya Rambut Putri Kim Jong Un yang Menggemparkan

Kim Ju Ae, yang belakangan ini semakin sering muncul di hadapan publik bersama ayahnya, telah menarik perhatian global.

Kemunculannya yang semakin mencolok seringkali memicu spekulasi tentang masa depannya sebagai pewaris takhta.

Namun, bukan hanya kehadirannya yang mewah, gaya rambutnya pun menjadi sorotan tajam.

Mengapa Gaya Putri Dilarang untuk Ditiru?

Meskipun tampil dengan kemewahan dan gaya rambut yang jelas berkelas, otoritas Korea Utara justru melarang keras warganya untuk meniru penampilan Kim Ju Ae.

Larangan ini, jika dilihat dari kacamata masyarakat luar, mungkin terdengar aneh dan tidak masuk akal.

Namun, di balik kebijakan ini, terdapat logika yang mengakar kuat dalam ideologi dan struktur sosial Korea Utara.

  • Menjaga Hierarki Sosial yang Tegas: Di Korea Utara, segalanya adalah tentang kelas dan posisi. Gaya hidup mewah, termasuk gaya rambut yang trendi, adalah hak yang hanya diperuntukkan bagi “keluarga penguasa” dan para elite tingkat tinggi.
  • Mencegah “Pengaruh Asing” yang Dianggap Destruktif: Rezim Korea Utara sangat waspada terhadap segala bentuk pengaruh luar yang bisa “merusak” kemurnian ideologi Juche. Gaya rambut yang modern atau mencolok seringkali dianggap sebagai simbol dekadensi Barat.
  • Menekankan Kesederhanaan dan Kepatuhan: Warga biasa diharapkan untuk hidup sederhana, mematuhi norma-norma yang ditetapkan, dan mengutamakan kesetiaan pada partai dan pemimpin. Penampilan yang mencolok dianggap bertentangan dengan nilai-nilai tersebut.
  • Memperkuat Status “Suci” Pemimpin: Dengan hanya keluarga pemimpin yang boleh tampil mewah, ini secara tidak langsung menegaskan status “suci” dan terpisah mereka dari rakyat jelata. Ini adalah bentuk propaganda visual yang kuat.

Kontrol Totalitarian atas Penampilan

Larangan terhadap gaya rambut Kim Ju Ae hanyalah satu dari sekian banyak contoh bagaimana Korea Utara mengontrol kehidupan pribadi warganya hingga ke detail terkecil.

secara aktif mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dikenakan, dibaca, didengar, bahkan gaya rambut.

Dari Rambut hingga Pakaian: Aturan Fesyen di Korea Utara

Tidak hanya gaya rambut, peraturan fesyen di Korea Utara sangatlah ketat dan spesifik.

Kaum pria diwajibkan memilih dari sejumlah gaya rambut yang disetujui, seringkali pendek dan rapi, sementara wanita memiliki pilihan gaya rambut tertentu yang dianggap sopan dan “patriotik”.

Pakaian-pakaian tertentu, seperti celana jeans, rok mini, atau pakaian dengan merek asing, juga dilarang keras karena dianggap sebagai simbol “kapitalisme” dan “budaya asing” yang mengancam.

Bahkan warna pakaian pun bisa diatur, dengan penekanan pada warna-warna netral atau yang serasi dengan seragam.

Pihak berwenang, seringkali dikenal sebagai “polisi fesyen” tidak resmi, berpatroli di jalanan untuk memastikan semua warga mematuhi peraturan ini, dengan mulai dari teguran hingga hukuman yang lebih serius.

Kim Ju Ae: Simbol Propaganda yang Hati-hati

Kemunculan Kim Ju Ae, terutama dengan penampilannya yang mewah, adalah bagian dari strategi propaganda yang cermat.

Ia diproyeksikan sebagai simbol masa depan dinasti Kim, sebuah gambaran yang kontras dengan kehidupan keras sebagian besar rakyatnya.

Penampilannya yang glamor dimaksudkan untuk menunjukkan “kemakmuran” dan “kebesaran” pemimpin, meskipun kemewahan itu terlarang bagi mereka yang mendukung kepemimpinannya.

Kontras yang mencolok ini secara paradoks berfungsi untuk menegaskan otoritas. Pesan yang ingin disampaikan adalah: “Kami, keluarga pemimpin, berada di atas segalanya, dan kemewahan ini adalah milik kami, bukan milik kalian.”

Reaksi dan Implikasi Global

Larangan ini memicu perdebatan di kancah internasional tentang sejauh mana sebuah negara dapat mengontrol kehidupan warganya.

Bagi banyak pengamat, ini adalah pengingat tajam akan sifat totaliter rezim Korea Utara, di mana bahkan urusan pribadi seperti gaya rambut pun bisa menjadi alat kontrol .

Ini juga menyoroti kesenjangan yang sangat besar antara kehidupan elite penguasa dan rakyat jelata di Korea Utara, sebuah kesenjangan yang terus diperkuat melalui berbagai aturan dan larangan.

Gaya rambut Putri Kim Ju Ae, yang sepintas tampak sepele, sebenarnya adalah sebuah narasi kompleks tentang kekuasaan, kontrol, hierarki, dan propaganda di salah satu negara paling misterius di dunia.

Ia menjadi pengingat bahwa di Korea Utara, bahkan ekspresi diri yang paling sederhana pun bisa memiliki makna yang mendalam dan terlarang.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • 0 untuk Kekayaan Triliunan: Kisah Pendiri Ketiga Apple yang Terlupakan!

    $800 untuk Kekayaan Triliunan: Kisah Pendiri Ketiga Apple yang Terlupakan!

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Banyak dari kita mengenal Steve Jobs dan Steve Wozniak sebagai duo brilian di balik lahirnya raksasa teknologi Apple. Nama mereka melekat erat dengan inovasi, visi revolusioner, dan tentu saja, produk-produk ikonik yang mengubah dunia. Namun, tahukah Anda bahwa sesungguhnya ada satu sosok lagi yang turut mendirikan Apple Inc. pada hari pertamanya? Dia adalah pria yang […]

  • Drama Hotel: Chappell Roan Bikin Anak Jorginho Nangis, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

    Drama Hotel: Chappell Roan Bikin Anak Jorginho Nangis, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Insiden tak terduga kembali mengguncang dunia selebriti, kali ini melibatkan bintang sepak bola papan atas, Jorginho, dan penyanyi populer Chappell Roan. Sebuah pertemuan di hotel di São Paulo, Brasil, berubah menjadi drama yang membuat putri Jorginho, Anna, menangis tersedu-sedu. Jorginho, gelandang tim nasional Italia dan Arsenal, dikenal sebagai sosok yang hangat dan kebapakan. Kekecewaannya ia […]

  • Skandal Keadilan di Bitung: Kasus Persekusi RS Terancam Menguap Setelah 77 Hari!

    Skandal Keadilan di Bitung: Kasus Persekusi RS Terancam Menguap Setelah 77 Hari!

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bitung digegerkan oleh kasus dugaan persekusi dan penganiayaan yang menimpa remaja berinisial RS (16). Ironisnya, setelah 2 bulan 16 hari, atau tepatnya 77 hari sejak laporan dibuat, penanganan kasus ini oleh Polres Bitung justru menuai sorotan tajam. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat bahwa kasus penting yang melibatkan anak di bawah umur ini […]

  • Kapan Lebaran? Ini Dia Rahasia Sidang Isbat Penentu Idul Fitri, Terkuak!

    Kapan Lebaran? Ini Dia Rahasia Sidang Isbat Penentu Idul Fitri, Terkuak!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Setiap tahun, umat Islam di seluruh Indonesia menantikan pengumuman resmi terkait tanggal Idul Fitri. Momen krusial ini ditentukan melalui sebuah forum penting: Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Sidang ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah proses kompleks yang melibatkan para ahli agama, astronom, perwakilan organisasi Islam, serta pejabat pemerintah. Tujuannya adalah […]

  • Terungkap! Kostum Pempek Sepeda Ayu Sulistiani Guncang Puteri Indonesia 2026, Intip Keunikan Desainnya!

    Terungkap! Kostum Pempek Sepeda Ayu Sulistiani Guncang Puteri Indonesia 2026, Intip Keunikan Desainnya!

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Ayu Sulistiani, perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), sukses mencuri perhatian dalam ajang Puteri Indonesia 2026. Bukan hanya karena pesonanya, tetapi berkat kostum nasional yang begitu unik dan revolusioner: ‘Pempek Sepeda’. Kostum ini tidak hanya sekadar pakaian, melainkan sebuah narasi budaya yang hidup, merepresentasikan ikon kuliner Palembang yang mendunia. Keberanian dalam desain dan filosofi di baliknya berhasil […]

  • BAHAYA! Harga Batu Bara Meledak, Ribuan Penambang Ilegal Geruduk Wilayah PTBA!

    BAHAYA! Harga Batu Bara Meledak, Ribuan Penambang Ilegal Geruduk Wilayah PTBA!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Gejolak harga komoditas global seringkali membawa dampak ganda yang kompleks. Di satu sisi, kenaikan harga batu bara yang signifikan memang menguntungkan para eksportir dan perusahaan tambang legal. Namun, di sisi lain, fenomena ini juga menjadi magnet berbahaya yang memicu maraknya aktivitas penambangan ilegal, khususnya di wilayah konsesi perusahaan besar seperti PT Bukit Asam (Persero) Tbk […]

expand_less