Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » WFH Sehari Seminggu: Tagihan Listrik Melonjak? Mengungkap Beban Energi di Balik Fleksibilitas Kerja!

WFH Sehari Seminggu: Tagihan Listrik Melonjak? Mengungkap Beban Energi di Balik Fleksibilitas Kerja!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konsep Work From Home () atau bekerja dari rumah telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap kerja modern, terutama pasca-pandemi. Fleksibilitas yang ditawarkan seringkali dianggap sebagai solusi ideal untuk meningkatkan produktivitas dan keseimbangan hidup.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, muncul sebuah pertanyaan krusial: benarkah kebijakan , bahkan hanya sehari dalam sepekan, justru memindahkan beban dari kantor ke rumah tangga secara signifikan?

Mitos Hemat Energi Vs. Realita Baru

Banyak yang berasumsi bahwa secara otomatis akan mengurangi jejak karbon dan . Argumen utamanya adalah berkurangnya perjalanan komuter yang menghasilkan emisi gas rumah kaca dan menurunnya penggunaan fasilitas kantor.

Namun, analisis mendalam menunjukkan bahwa realitanya jauh lebih kompleks. Peningkatan aktivitas di rumah, yang sebelumnya terpusat di kantor, berpotensi menciptakan lonjakan rumah tangga.

Kebutuhan Listrik yang Meningkat Drastis

Saat bekerja dari rumah, peralatan elektronik seperti laptop, monitor tambahan, router internet, hingga pendingin ruangan (AC) atau pemanas menjadi aktif lebih lama. Belum lagi penerangan yang mungkin menyala sepanjang hari di area kerja.

Peralatan-peralatan ini, yang sebelumnya ditanggung oleh operasional kantor, kini berpindah sepenuhnya menjadi tanggungan rumah tangga. Ini secara langsung berkontribusi pada kenaikan tagihan listrik bulanan.

Dapur Makin Sibuk, Konsumsi LPG Ikut Naik

Bekerja dari rumah juga berarti seluruh kebutuhan makan dan minum akan dipersiapkan di rumah. Ini berbeda ketika di kantor, di mana karyawan mungkin makan di kantin kantor atau membeli makanan di luar.

Akibatnya, penggunaan kompor gas atau listrik untuk memasak, serta kulkas untuk menyimpan bahan makanan, otomatis akan meningkat drastis. Hal ini berdampak pada konsumsi LPG atau listrik untuk keperluan dapur.

Bukan Sekadar Pindah Lokasi, Tapi Pindah Beban

Pernyataan awal yang mengatakan, "Peningkatan penggunaan energi akan terjadi, mulai dari penggunaan listrik di rumah ataupun penggunaan LPG untuk memasak bagi masyarakat yang WFH," sangat relevan.

Ini bukan hanya tentang perubahan lokasi kerja, melainkan pergeseran beban energi dari entitas korporasi ke individu. Bagi perusahaan, ini bisa berarti penghematan biaya operasional kantor, namun bagi karyawan, ini adalah penambahan pengeluaran yang kadang tidak disadari.

Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa efisiensi energi di gedung perkantoran modern, terutama yang bersertifikasi hijau, bisa lebih baik daripada di rumah tangga pada umumnya. Sehingga, perpindahan beban ini belum tentu menghasilkan efisiensi energi secara keseluruhan.

Dampak Lingkungan: Sebuah Dilema Baru

Dari segi , WFH memang mengurangi emisi gas buang dari kendaraan pribadi atau transportasi publik menuju kantor. Ini adalah keuntungan yang jelas.

Namun, di sisi lain, peningkatan konsumsi energi di rumah tangga bisa jadi berasal dari sumber energi yang kurang ramah , tergantung pada bauran energi nasional. Jika listrik rumah tangga sebagian besar dipasok oleh pembangkit listrik tenaga batu bara, maka peningkatan konsumsi WFH juga berkontribusi pada emisi.

Dilema ini menyoroti perlunya pendekatan holistik untuk mengevaluasi dampak WFH, tidak hanya dari satu aspek saja. Penting untuk melihat bagaimana energi diproduksi dan dikonsumsi baik di kantor maupun di rumah.

Solusi dan Strategi Menghemat Energi Saat WFH

Meskipun ada potensi peningkatan beban energi, bukan berarti WFH adalah ide buruk. Dengan kesadaran dan strategi yang tepat, kita bisa mengelola konsumsi energi secara lebih bijak.

Tips Praktis Mengurangi Konsumsi Listrik

  • Matikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
  • Maksimalkan pencahayaan alami dan ventilasi udara.
  • Gunakan peralatan elektronik hemat energi dan cabut pengisi daya setelah digunakan.
  • Atur suhu AC ke level yang nyaman namun tidak terlalu rendah (misalnya 24-26 derajat Celcius).

Hemat Energi di Dapur

  • Rencanakan menu masakan agar bisa memasak dalam jumlah besar (batch cooking) untuk beberapa hari.
  • Gunakan peralatan masak yang efisien seperti panci presto atau microwave untuk makanan tertentu.
  • Pastikan kulkas tidak terlalu penuh atau kosong, dan jauhkan dari sumber panas.

Peran Teknologi Pintar

Investasi pada teknologi rumah pintar seperti termostat cerdas atau colokan pintar (smart plugs) dapat membantu memantau dan mengoptimalkan penggunaan energi. Perangkat ini memungkinkan kita untuk mengontrol listrik dari jarak jauh dan menjadwalkan kapan peralatan harus menyala atau mati.

Masa Depan WFH dan Energi Berkelanjutan

Seiring berkembangnya model kerja hibrida, perusahaan juga memiliki peran untuk mendukung karyawannya dalam mengelola beban energi. Beberapa perusahaan mulai mempertimbangkan untuk tagihan internet atau listrik bagi karyawan WFH.

Pemerintah juga dapat mendorong efisiensi energi di rumah tangga melalui insentif untuk penggunaan panel surya rumahan atau peralatan hemat energi. Tujuannya adalah memastikan bahwa fleksibilitas kerja tidak datang dengan harga atau finansial yang tinggi.

Kesimpulannya, WFH memang menawarkan banyak keuntungan, tetapi penting untuk tidak mengabaikan potensi pergeseran beban energi ke rumah tangga. Dengan pemahaman yang baik dan penerapan strategi hemat energi, kita bisa menikmati manfaat WFH sambil tetap menjaga lingkungan dan dompet.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • TERKUAK! Raja Senpi Ilegal 20 Tahun untuk Kriminal Jalanan, Ki Bedil Tamat di Tangan Polisi!

    TERKUAK! Raja Senpi Ilegal 20 Tahun untuk Kriminal Jalanan, Ki Bedil Tamat di Tangan Polisi!

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Aksi kejahatan jalanan seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Di balik setiap aksi brutal, terkadang ada pasokan senjata ilegal yang memfasilitasi kekerasan tersebut. Baru-baru ini, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan pemasok senjata api ilegal yang telah beroperasi selama dua dekade. Penangkapan ini menjadi sorotan utama, mengakhiri sepak terjang seorang produsen […]

  • TERBONGKAR! Kejutan Ultah ke-39 Jennifer Bachdim di Bandara Bali: Mewah & Penuh Haru!

    TERBONGKAR! Kejutan Ultah ke-39 Jennifer Bachdim di Bandara Bali: Mewah & Penuh Haru!

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Tanggal 6 April 2026 menjadi hari yang tak terlupakan bagi sosok ikonik, Jennifer Bachdim. Di usianya yang ke-39, ia dihujani cinta dengan kejutan istimewa yang berhasil mencuri perhatian banyak pasang mata. Bukan di restoran mewah atau villa pribadi, momen haru tersebut justru terjadi di lokasi yang tak terduga: Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Sebuah skenario […]

  • Geger Lapangan Padel! Hesti Purwadinata Pecahkan Batas Gaya Berolahraga dengan Gamis?

    Geger Lapangan Padel! Hesti Purwadinata Pecahkan Batas Gaya Berolahraga dengan Gamis?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Hesti Purwadinata, selebriti multitalenta yang selalu mencuri perhatian dengan tingkah kocaknya, kembali menggemparkan jagat maya. Kali ini, ia dan sang suami, Edo Borne, tampil begitu totalitas saat bermain padel, sebuah olahraga raket yang tengah naik daun. Namun, bukan gaya permainan mereka yang menjadi sorotan utama. Hesti justru memilih busana yang tak lazim untuk aktivitas fisik: […]

  • TERBONGKAR! Galaxy S26 Ultra Bikin Kamu Aman dari Intipan di Mana Saja!

    TERBONGKAR! Galaxy S26 Ultra Bikin Kamu Aman dari Intipan di Mana Saja!

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, privasi digital telah menjadi komoditas langka. Bayangkan sedang asyik membalas pesan penting, mengecek saldo rekening, atau membaca dokumen rahasia di tempat umum, lalu tiba-tiba merasa ada mata-mata yang mengintip dari samping. Perasaan tidak nyaman ini adalah pengalaman umum bagi banyak pengguna smartphone. Namun, era kecemasan ini mungkin akan segera […]

  • Dzeko Persembahkan Piala Dunia 2026: Air Mata Haru untuk Teman Perang!

    Dzeko Persembahkan Piala Dunia 2026: Air Mata Haru untuk Teman Perang!

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Bagas Kara
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Edin Dzeko, ikon sepak bola Bosnia dan Herzegovina, kembali mengukir sejarah. Penyerang legendaris ini sukses memimpin negaranya melaju ke Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh rakyat. Namun, di balik euforia kualifikasi ini, ada kisah yang jauh lebih dalam dan menyentuh hati. Dzeko mempersembahkan keberhasilan monumental ini untuk mereka yang tak lagi bersamanya: […]

  • TERUNGKAP! Mengapa Kongres KPMIP Makassar Ini Disebut ‘Istimewa’ oleh Dewan Pembina!

    TERUNGKAP! Mengapa Kongres KPMIP Makassar Ini Disebut ‘Istimewa’ oleh Dewan Pembina!

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Hotel Prima Makassar baru-baru ini. Momen bersejarah tersebut adalah penutupan resmi Kongres Ke-III Pengurus Besar Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Papua (PB-KPMIP). Acara penting ini dipimpin langsung oleh Bapak Nasir Giasi, yang menjabat sebagai Dewan Pembina KPMIP. Kehadirannya menandai akhir dari serangkaian diskusi dan pengambilan keputusan krusial bagi masa […]

expand_less