Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » WFH Sehari Seminggu: Tagihan Listrik Melonjak? Mengungkap Beban Energi di Balik Fleksibilitas Kerja!

WFH Sehari Seminggu: Tagihan Listrik Melonjak? Mengungkap Beban Energi di Balik Fleksibilitas Kerja!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konsep Work From Home () atau bekerja dari rumah telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap kerja modern, terutama pasca-pandemi. Fleksibilitas yang ditawarkan seringkali dianggap sebagai solusi ideal untuk meningkatkan dan keseimbangan hidup.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, muncul sebuah pertanyaan krusial: benarkah kebijakan , bahkan hanya sehari dalam sepekan, justru memindahkan beban dari kantor ke rumah tangga secara signifikan?

Mitos Hemat Energi Vs. Realita Baru

Banyak yang berasumsi bahwa secara otomatis akan mengurangi jejak karbon dan konsumsi . Argumen utamanya adalah berkurangnya perjalanan komuter yang menghasilkan emisi gas rumah kaca dan menurunnya penggunaan fasilitas kantor.

Namun, analisis mendalam menunjukkan bahwa realitanya jauh lebih kompleks. Peningkatan aktivitas di rumah, yang sebelumnya terpusat di kantor, berpotensi menciptakan lonjakan konsumsi rumah tangga.

Kebutuhan Listrik yang Meningkat Drastis

Saat bekerja dari rumah, peralatan elektronik seperti laptop, monitor tambahan, router internet, hingga pendingin ruangan (AC) atau pemanas menjadi aktif lebih lama. Belum lagi penerangan yang mungkin menyala sepanjang hari di area kerja.

Peralatan-peralatan ini, yang sebelumnya ditanggung oleh operasional kantor, kini berpindah sepenuhnya menjadi tanggungan rumah tangga. Ini secara langsung berkontribusi pada kenaikan tagihan listrik bulanan.

Dapur Makin Sibuk, Konsumsi LPG Ikut Naik

Bekerja dari rumah juga berarti seluruh kebutuhan makan dan minum akan dipersiapkan di rumah. Ini berbeda ketika di kantor, di mana karyawan mungkin makan di kantin kantor atau membeli makanan di luar.

Akibatnya, penggunaan kompor gas atau listrik untuk memasak, serta kulkas untuk menyimpan bahan makanan, otomatis akan meningkat drastis. Hal ini berdampak pada konsumsi LPG atau listrik untuk keperluan dapur.

Bukan Sekadar Pindah Lokasi, Tapi Pindah Beban

Pernyataan awal yang mengatakan, "Peningkatan penggunaan energi akan terjadi, mulai dari penggunaan listrik di rumah ataupun penggunaan LPG untuk memasak bagi masyarakat yang WFH," sangat relevan.

Ini bukan hanya tentang perubahan lokasi kerja, melainkan pergeseran beban energi dari entitas korporasi ke individu. Bagi perusahaan, ini bisa berarti penghematan biaya operasional kantor, namun bagi karyawan, ini adalah penambahan pengeluaran yang kadang tidak disadari.

Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa di gedung perkantoran modern, terutama yang bersertifikasi hijau, bisa lebih baik daripada di rumah tangga pada umumnya. Sehingga, perpindahan beban ini belum tentu menghasilkan secara keseluruhan.

Dampak Lingkungan: Sebuah Dilema Baru

Dari segi lingkungan, WFH memang mengurangi emisi gas buang dari kendaraan pribadi atau menuju kantor. Ini adalah keuntungan yang jelas.

Namun, di sisi lain, peningkatan konsumsi energi di rumah tangga bisa jadi berasal dari sumber energi yang kurang ramah lingkungan, tergantung pada bauran energi nasional. Jika listrik rumah tangga sebagian besar dipasok oleh pembangkit listrik tenaga batu bara, maka peningkatan konsumsi WFH juga berkontribusi pada emisi.

Dilema ini menyoroti perlunya pendekatan holistik untuk mengevaluasi dampak WFH, tidak hanya dari satu aspek saja. Penting untuk melihat bagaimana energi diproduksi dan dikonsumsi baik di kantor maupun di rumah.

Solusi dan Strategi Menghemat Energi Saat WFH

Meskipun ada potensi peningkatan beban energi, bukan berarti WFH adalah ide buruk. Dengan kesadaran dan strategi yang tepat, kita bisa mengelola konsumsi energi secara lebih bijak.

Tips Praktis Mengurangi Konsumsi Listrik

  • Matikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
  • Maksimalkan pencahayaan alami dan ventilasi udara.
  • Gunakan peralatan elektronik hemat energi dan cabut pengisi daya setelah digunakan.
  • Atur suhu AC ke level yang nyaman namun tidak terlalu rendah (misalnya 24-26 derajat Celcius).

Hemat Energi di Dapur

  • Rencanakan menu masakan agar bisa memasak dalam jumlah besar (batch cooking) untuk beberapa hari.
  • Gunakan peralatan masak yang efisien seperti panci presto atau microwave untuk makanan tertentu.
  • Pastikan kulkas tidak terlalu penuh atau kosong, dan jauhkan dari sumber panas.

Peran Teknologi Pintar

Investasi pada teknologi rumah pintar seperti termostat cerdas atau colokan pintar (smart plugs) dapat membantu memantau dan mengoptimalkan penggunaan energi. Perangkat ini memungkinkan kita untuk mengontrol listrik dari jarak jauh dan menjadwalkan kapan peralatan harus menyala atau mati.

Masa Depan WFH dan Energi Berkelanjutan

Seiring berkembangnya model kerja hibrida, perusahaan juga memiliki peran untuk mendukung karyawannya dalam mengelola beban energi. Beberapa perusahaan mulai mempertimbangkan untuk tagihan internet atau listrik bagi karyawan WFH.

Pemerintah juga dapat mendorong di rumah tangga melalui insentif untuk penggunaan panel surya rumahan atau peralatan hemat energi. Tujuannya adalah memastikan bahwa fleksibilitas kerja tidak datang dengan harga lingkungan atau finansial yang tinggi.

Kesimpulannya, WFH memang menawarkan banyak keuntungan, tetapi penting untuk tidak mengabaikan potensi pergeseran beban energi ke rumah tangga. Dengan pemahaman yang baik dan penerapan strategi hemat energi, kita bisa menikmati manfaat WFH sambil tetap menjaga lingkungan dan dompet.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • TERBONGKAR! Mengapa Kecaman Saudi Terhadap Serangan Iran di Teluk Mengguncang Dunia?

    TERBONGKAR! Mengapa Kecaman Saudi Terhadap Serangan Iran di Teluk Mengguncang Dunia?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Arab Saudi, jantung ekonomi dan politik di Timur Tengah, secara tegas mengecam serangkaian serangan yang disebutnya berasal dari Iran terhadap negara-negara Teluk. Pernyataan ini bukan sekadar retorika diplomatik biasa, melainkan peringatan keras atas memanasnya situasi regional. Kecaman tersebut menegaskan adanya pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kedaulatan negara, dan ancaman nyata terhadap stabilitas kawasan yang […]

  • Terungkap! Kisah di Balik Bromance ‘Bapak-Anak’ Namgoong Min & Jaemin NCT yang Bikin Heboh!

    Terungkap! Kisah di Balik Bromance ‘Bapak-Anak’ Namgoong Min & Jaemin NCT yang Bikin Heboh!

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Dunia hiburan Korea Selatan tak pernah kehabisan cerita yang menghangatkan hati, dan salah satunya datang dari duo tak terduga: aktor veteran Namgoong Min dan idola K-Pop muda Jaemin NCT. Keduanya telah membangun ikatan ‘bapak-anak’ yang unik, kerap memamerkan momen kebersamaan yang menggemaskan, puncaknya adalah saling kirim food truck yang sukses mencuri perhatian penggemar. Interaksi mereka […]

  • TERBONGKAR! Mengapa Harga Bitcoin Anjlok ke US.000? Ini Dia Dalangnya!

    TERBONGKAR! Mengapa Harga Bitcoin Anjlok ke US$70.000? Ini Dia Dalangnya!

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Dunia aset kripto kembali dihebohkan dengan koreksi harga Bitcoin yang cukup signifikan. Mata uang digital paling populer ini terpantau anjlok ke level US$ 70.000, atau setara dengan sekitar Rp 1,18 miliar jika menggunakan kurs Rp 16.928 per dolar AS. Penurunan ini sontak memicu kekhawatiran dan pertanyaan di kalangan investor. Apakah ini hanya gejolak pasar biasa, […]

  • Gempar Serie A! AC Milan Terbang Tinggi, Juventus Loyo, Inter Kokoh di Puncak Klasemen!

    Gempar Serie A! AC Milan Terbang Tinggi, Juventus Loyo, Inter Kokoh di Puncak Klasemen!

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Bagas Kara
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Liga Italia Serie A musim 2025/26 terus menyajikan drama yang mendebarkan di setiap pekannya. Setelah serangkaian pertandingan sengit akhir pekan, peta persaingan di papan atas kembali memanas, meninggalkan para penggemar sepak bola dengan berbagai spekulasi. Inter Milan masih kokoh di puncak, namun kemenangan tipis AC Milan dan hasil imbang yang diraih Juventus telah mengubah dinamika […]

  • Sensasi The Karate Kid 2010: Lebih dari Sekadar Karate, Kisah Jackie Chan & Jaden Smith yang Menyentuh!

    Sensasi The Karate Kid 2010: Lebih dari Sekadar Karate, Kisah Jackie Chan & Jaden Smith yang Menyentuh!

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Bersiaplah untuk kembali merasakan semangat juang dan persahabatan sejati! Film blockbuster ‘The Karate Kid’ (2010) akan kembali hadir di layar kaca Anda. Film yang sukses besar ini memadukan aksi laga memukau dengan kisah dramatis yang menyentuh hati. Para penggemar dapat menyaksikan kembali aksi ikonik Jackie Chan dan Jaden Smith. Siap-siap terpukau dengan petualangan mereka yang […]

  • Skandal Anggaran Videografi Negara: Biaya Amsal Sitepu Bikin Warganet Geleng Kepala!

    Skandal Anggaran Videografi Negara: Biaya Amsal Sitepu Bikin Warganet Geleng Kepala!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan kembali datang dari ranah pengawasan anggaran negara. Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini merilis detail terkait kasus videografer Amsal Sitepu, yang segera menjadi buah bibir di kalangan warganet. Fokus utama penyelidikan adalah besaran biaya fantastis yang diduga digelontorkan untuk proyek videografi, khususnya pada pos sewa drone dan biaya editing. Angka-angka yang terungkap sontak membuat […]

expand_less