Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tragedi Berdarah di Bandara: Ketua Golkar Nus Kei Meregang Nyawa, Dua Pelaku Dibekuk!

Tragedi Berdarah di Bandara: Ketua Golkar Nus Kei Meregang Nyawa, Dua Pelaku Dibekuk!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebuah insiden menggemparkan dunia politik dan di Maluku Tenggara setelah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPC Partai Maluku Tenggara, dilaporkan tewas ditikam.

Peristiwa tragis ini berlangsung di area Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, yang sontak menarik perhatian publik dan memicu respons cepat dari aparat kepolisian setempat.

Kronologi Penikaman yang Merenggut Nyawa

Penikaman yang menewaskan Nus Kei terjadi pada Minggu malam, 14 Januari 2024, di area kedatangan atau parkir Bandara Karel Sadsuitubun.

Saksi mata yang berada di lokasi kejadian sempat melihat keributan sebelum korban ditemukan tergeletak bersimbah darah. Suasana panik segera menyelimuti area bandara setelah kejadian tersebut.

Petugas bandara dan warga sekitar segera memberikan pertolongan pertama, namun nahas, nyawa Nus Kei tidak dapat diselamatkan akibat luka tusuk yang serius. Ia diduga meninggal dunia di lokasi kejadian atau dalam perjalanan menuju fasilitas medis terdekat.

Identitas Korban dan Jejak Politiknya

Agrapinus Rumatora, atau yang akrab disapa Nus Kei, dikenal sebagai figur penting di kancah politik lokal Maluku Tenggara.

Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Maluku Tenggara, salah satu partai besar di yang memiliki pengaruh kuat di setiap daerah.

Keterlibatannya dalam dunia politik membuatnya memiliki jaringan yang luas dan dikenal oleh banyak pihak, baik di kalangan politisi maupun masyarakat umum. Kematiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan-rekan seperjuangannya di partai.

Penangkapan Dua Terduga Pelaku dalam Hitungan Jam

Dalam hitungan jam setelah insiden, aparat kepolisian dari Polres Maluku Tenggara berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku penikaman.

Kabar penangkapan ini memberikan harapan besar akan terungkapnya motif di balik pembunuhan keji tersebut yang mengguncang stabilitas lokal.

Menurut keterangan Kapolres Maluku Tenggara AKBP M. Syukur, kedua pelaku ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan cepat, keterangan saksi-saksi, dan bukti awal yang berhasil dikumpulkan di lokasi kejadian.

“Kami telah mengamankan dua orang terduga pelaku. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing dan motif di balik perbuatan kejam ini,” ujar AKBP M. Syukur dalam konferensi pers singkat.

Peran Cepat Polisi

Respons cepat kepolisian mendapat apresiasi dari berbagai pihak, menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga dan menindak pelaku , terutama yang melibatkan tokoh publik.

Proses penangkapan yang sigap ini juga menjadi sinyal kuat bahwa tidak akan dibiarkan tanpa adanya pertanggungjawaban .

Misteri Motif dan Dugaan Awal

Hingga artikel ini ditulis, motif di balik penikaman Ketua DPC Maluku Tenggara ini masih menjadi misteri yang dalam proses penyelidikan.

Polisi belum merilis secara resmi dugaan motif, apakah terkait politik, bisnis, dendam pribadi, atau masalah lain yang lebih kompleks.

Berbagai spekulasi pun bermunculan di tengah masyarakat. Beberapa menduga insiden ini bisa jadi terkait dengan persaingan politik menjelang kontestasi, sementara yang lain mengarah pada kemungkinan adanya dendam pribadi atau konflik lain yang belum terungkap.

Dampak Politik dan Reaksi Publik

Kematian Nus Kei, seorang tokoh politik regional, tidak hanya menimbulkan duka tetapi juga mengguncang stabilitas politik lokal.

Partai Golkar, khususnya di Maluku Tenggara, tentu merasa kehilangan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak cukup panjang dalam menggerakkan roda partai.

Sejumlah tokoh politik dan masyarakat umum menyuarakan keprihatinan mendalam serta mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Mereka berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya bagi korban dan keluarga.

Seruan untuk Keadilan

  • Pimpinan Partai Golkar di tingkat provinsi dan pusat menyatakan belasungkawa mendalam dan mendukung penuh proses .
  • Masyarakat Maluku Tenggara menyerukan agar aparat bekerja transparan dan profesional dalam mengungkap kasus ini.
  • Tokoh agama dan adat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh spekulasi yang belum jelas kebenarannya.

Proses Hukum dan Harapan Penegakan Keadilan

Setelah penangkapan, kedua terduga pelaku akan menjalani serangkaian proses hukum, mulai dari pemeriksaan di tingkat penyidikan, penetapan tersangka, hingga nantinya diajukan ke meja hijau.

Hukum pidana di mengatur tentang tindak pidana pembunuhan yang dapat dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun, atau bahkan pasal 340 KUHP jika terbukti adanya perencanaan.

Masyarakat Maluku Tenggara, keluarga korban, dan seluruh pihak yang peduli menaruh harapan besar agar kasus ini ditangani secara profesional dan transparan, sehingga motif sesungguhnya dapat terkuak dan para pelaku menerima ganjaran setimpal sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! Rp 11 Triliun Dana Penyelamatan Ini Siap Jadi ‘Penyelamat’ APBN dari Jurang Defisit!

    Terbongkar! Rp 11 Triliun Dana Penyelamatan Ini Siap Jadi ‘Penyelamat’ APBN dari Jurang Defisit!

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan datang dari kancah keuangan negara. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, secara lugas membuka opsi penting terkait dana penyelamatan keuangan. Sebanyak Rp 11 triliun yang berhasil dikumpulkan oleh Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas PKH) kini dipertimbangkan untuk menambal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah ini […]

  • Bukan Cuma Borobudur! The Setumbu: Hidden Gem dengan View Spektakuler, Wajib Kunjung!

    Bukan Cuma Borobudur! The Setumbu: Hidden Gem dengan View Spektakuler, Wajib Kunjung!

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pesona Candi Borobudur memang tak terbantahkan, menarik jutaan pasang mata setiap tahunnya. Namun, tahukah Anda bahwa di balik kemegahannya, tersembunyi sebuah permata lain yang menawarkan pengalaman tak kalah memukau? Ya, hanya sepelemparan batu dari situs warisan dunia tersebut, terhampar sebuah destinasi yang perlahan namun pasti mencuri perhatian para pelancong cerdas: The Setumbu Experience, Artotel Curated. […]

  • VIRAL! Penyanyi Pamer Teknik Diet Ekstrem, Dokter Geleng-Geleng Kepala!

    VIRAL! Penyanyi Pamer Teknik Diet Ekstrem, Dokter Geleng-Geleng Kepala!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan aksi seorang penyanyi yang memamerkan teknik diet tak biasa di atas panggung. Ella Chen, mantan anggota grup idola S.H.E., sukses menarik perhatian sekaligus menuai kritik pedas dari para ahli kesehatan. Momen tersebut terjadi saat ia secara gamblang menunjukkan metode ‘vakum perut’ yang disebutnya sebagai rahasia menjaga bentuk tubuh. Aksi ini […]

  • Jalur Minyak Dunia Memanas! Iran Batasi Selat Hormuz: Siapa Saja Kapal ‘Sakti’ yang Aman Melintas?

    Jalur Minyak Dunia Memanas! Iran Batasi Selat Hormuz: Siapa Saja Kapal ‘Sakti’ yang Aman Melintas?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali menjadi sorotan dunia setelah pernyataan dari Iran. Teheran dilaporkan memperketat pengawasan, mengklaim hanya akan mengizinkan kapal dari negara-negara sekutunya untuk melintas bebas di perairan vital tersebut. Langkah ini seketika memicu pertanyaan besar: apa sebenarnya maksud Iran, negara mana saja yang dianggap sekutu, dan bagaimana dampaknya bagi perdagangan global, terutama […]

  • GEGER JOGJA! Plengkung Gading Ditutup Permanen Mulai 2025: Ini Alasan Utamanya!

    GEGER JOGJA! Plengkung Gading Ditutup Permanen Mulai 2025: Ini Alasan Utamanya!

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Yogyakarta, kota budaya yang kaya akan sejarah, kembali menjadi sorotan dengan keputusan penting terkait salah satu ikonnya: Plengkung Gading. Gerbang megah yang telah menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan nadi utama lalu lintas ini, dikabarkan akan ditutup permanen mulai tahun 2025. Keputusan ini, tentu saja, memicu beragam reaksi di masyarakat. Bukan sekadar penutupan akses jalan […]

  • TERBONGKAR! Mengapa Harga Bitcoin Anjlok ke US.000? Ini Dia Dalangnya!

    TERBONGKAR! Mengapa Harga Bitcoin Anjlok ke US$70.000? Ini Dia Dalangnya!

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Dunia aset kripto kembali dihebohkan dengan koreksi harga Bitcoin yang cukup signifikan. Mata uang digital paling populer ini terpantau anjlok ke level US$ 70.000, atau setara dengan sekitar Rp 1,18 miliar jika menggunakan kurs Rp 16.928 per dolar AS. Penurunan ini sontak memicu kekhawatiran dan pertanyaan di kalangan investor. Apakah ini hanya gejolak pasar biasa, […]

expand_less