Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HEBOH! DPR Berang, Unissula Dikecam Keras karena Coba ‘Damai’kan Kasus Kekerasan Seksual!

HEBOH! DPR Berang, Unissula Dikecam Keras karena Coba ‘Damai’kan Kasus Kekerasan Seksual!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus seksual kembali mencuat, kali ini melibatkan institusi pendidikan tinggi Unissula, dan memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (). Wakil Ketua Komisi X , Lalu Hadrian, secara tegas menyoroti upaya mediasi yang diduga dilakukan oleh pihak universitas.

Hadrian menekankan bahwa penanganan kasus seksual harus dilakukan secara serius dan mengedepankan perlindungan korban. Sikap Komisi X ini jelas menunjukkan ketidaksepakatan terhadap penyelesaian kasus melalui jalur mediasi, yang dianggap sangat bermasalah dalam konteks ini.

Skandal Unissula dan Sorotan Komisi X DPR

Pernyataan Lalu Hadrian menjadi lampu merah bagi institusi pendidikan yang berupaya menyelesaikan kasus seksual di balik layar. Ia dengan gamblang menyatakan bahwa Komisi X DPR tidak sepakat dengan upaya Unissula untuk mendamaikan kasus yang terjadi di lingkungan kampus.

Sikap DPR ini bukan tanpa alasan, melainkan didasari oleh prinsip perlindungan korban dan penegakan keadilan yang menjadi fondasi dalam penanganan kasus kekusasaan. Lalu Hadrian juga menyoroti bagaimana institusi harus menjadi tempat aman, bukan justru abai terhadap penderitaan korbannya.

Mengapa Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Sangat Dilarang?

Dalam kasus kekerasan seksual, mediasi seringkali menjadi jalan buntu yang justru merugikan korban dan melemahkan proses . Banyak ahli dan psikolog sepakat bahwa mediasi tidak relevan dan bahkan berbahaya dalam konteks ini karena ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban.

Upaya mediasi seringkali menciptakan tekanan bagi korban untuk “berdamai” atau “memaafkan”, yang justru menghambat pemulihan dan menghalangi tercapainya keadilan sejati. Hal ini bertentangan dengan semangat undang-undang yang ada.

Perlindungan Korban adalah Prioritas Utama

Korban kekerasan seksual membutuhkan perlindungan, dukungan, dan keadilan, bukan negosiasi atau kompromi yang bisa memperparah trauma. Proses mediasi dapat membahayakan korban dan merusak integritas kasus.

  • Trauma mendalam: Mediasi dapat memicu trauma ulang bagi korban, memaksa mereka berhadapan langsung dengan pelaku atau pengingat insiden.
  • Ketidakseimbangan kekuatan: Pelaku dan korban seringkali berada dalam posisi yang tidak setara, sehingga mediasi tidak akan pernah berjalan adil.
  • Potensi reviktimisasi: Upaya damai seringkali berujung pada korban yang merasa tidak didengar atau malah disalahkan, memperparah rasa sakit mereka.

Landasan Hukum Jelas: UU TPKS dan Permendikbudristek PPKS

Di Indonesia, kerangka telah sangat jelas melarang mediasi dalam kasus kekerasan seksual. Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) telah menggariskan bahwa kasus-kasus ini harus ditangani melalui jalur hukum yang tegas.

Selain itu, Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi secara eksplisit melarang penyelesaian kasus melalui mediasi atau bentuk perdamaian lainnya. Permen ini mewajibkan perguruan tinggi untuk menindaklanjuti setiap laporan kekerasan seksual sesuai prosedur yang baku dan berpihak pada korban.

Tanggung Jawab Institusi Pendidikan: Lebih dari Sekadar Belajar

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Kampus bukan hanya tempat belajar, melainkan juga wadah pembentukan karakter dan moralitas yang menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Keberadaan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di setiap perguruan tinggi, sebagaimana diamanatkan Permendikbudristek PPKS, menjadi kunci. Satgas ini bertugas menerima laporan, melakukan investigasi, hingga merekomendasikan , tanpa ruang untuk upaya damai yang melanggar hukum.

Konsekuensi Hukum dan Moral bagi Pelanggar

Institusi pendidikan yang gagal menindaklanjuti kasus kekerasan seksual atau mencoba melakukan mediasi ilegal, dapat menghadapi berbagai konsekuensi. Ini termasuk administratif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hingga potensi masalah hukum.

Lebih dari itu, reputasi institusi akan tercoreng parah di mata publik, mahasiswa, dan calon mahasiswa. Kepercayaan terhadap kampus sebagai tempat yang aman akan runtuh, dan hal ini dapat berdampak jangka panjang pada keberlangsungan dan citra perguruan tinggi tersebut.

Sikap Komisi X DPR terhadap kasus Unissula ini menjadi pengingat tegas bagi seluruh institusi pendidikan di Indonesia. Penanganan kasus kekerasan seksual harus selalu didasarkan pada prinsip keadilan, perlindungan korban, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Tidak ada ruang untuk kompromi atau mediasi yang justru mengkhianati kepercayaan korban dan merusak tatanan hukum.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gegar Dunia Bola! Rodri Diincar Madrid, Guardiola: ‘Siapa Tak Bahagia, Pergi!’

    Gegar Dunia Bola! Rodri Diincar Madrid, Guardiola: ‘Siapa Tak Bahagia, Pergi!’

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Bagas Kara
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Dunia sepak bola dihebohkan dengan kabar ketertarikan raksasa Spanyol, Real Madrid, terhadap gelandang jangkar Manchester City, Rodri. Spekulasi ini memanas setelah manajer The Citizens, Pep Guardiola, mengeluarkan pernyataan tegas yang kerap menjadi sinyal bagi para pemainnya. Guardiola, dengan gayanya yang khas, tidak menampik kemungkinan kepergian siapa pun dari skuadnya. Pernyataan ini sontak memicu perdebatan sengit […]

  • GigaChat Ultra: AI Sber Rusia Menggila! Respons Kilat, Memori Super, dan Akses Dunia Nyata!

    GigaChat Ultra: AI Sber Rusia Menggila! Respons Kilat, Memori Super, dan Akses Dunia Nyata!

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sber, raksasa finansial dan teknologi asal Rusia, kembali membuat gebrakan signifikan di ranah kecerdasan buatan. Mereka baru saja meluncurkan GigaChat Ultra, sebuah asisten AI revolusioner yang diklaim membawa kapabilitas AI generatif ke level berikutnya. Dengan fitur unggulan seperti memori jangka panjang yang superior, kecepatan respons dua kali lipat, dan kemampuan pencarian informasi real-time, GigaChat Ultra […]

  • Bandara ‘Hantu’: Ratusan Pesawat Kabur dari Zona Perang Timur Tengah!

    Bandara ‘Hantu’: Ratusan Pesawat Kabur dari Zona Perang Timur Tengah!

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Gejolak politik dan militer yang tak berkesudahan di Timur Tengah kembali menciptakan situasi darurat bagi industri penerbangan global. Konflik yang memanas bukan hanya mengacaukan jadwal penerbangan, tetapi juga memaksa maskapai untuk mengambil langkah ekstrem. Ratusan pesawat komersial, dari raksasa berbadan lebar hingga jet regional, kini memilih untuk “mengungsi”. Mereka diamankan dari potensi bahaya dan diparkir […]

  • Misteri Real Madrid: Melempem di Liga, Menggila di UCL! Bayern Wajib Waspada Penuh!

    Misteri Real Madrid: Melempem di Liga, Menggila di UCL! Bayern Wajib Waspada Penuh!

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Bagas Kara
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Real Madrid, raksasa sepak bola Spanyol, selalu menjadi bahan perdebatan hangat setiap musimnya. Performa mereka di liga domestik kerap kali digambarkan seperti roller coaster, penuh pasang surut yang membuat para penggemar bingung sekaligus cemas. Namun, saat melangkahkan kaki ke panggung Liga Champions UEFA, segalanya berubah drastis. Real Madrid seolah memiliki DNA khusus yang membuat mereka […]

  • Terungkap! Kisah Istri Politikus AS yang Pilih ‘Menghilang’ di Tengah Badai Skandal Suami

    Terungkap! Kisah Istri Politikus AS yang Pilih ‘Menghilang’ di Tengah Badai Skandal Suami

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Dunia politik seringkali membawa sorotan tajam, tidak hanya kepada para politikus itu sendiri tetapi juga kepada keluarga mereka. Ketika badai skandal menerpa, tekanan publik bisa menjadi luar biasa, memaksa mereka yang berada di lingkaran terdekat untuk membuat pilihan sulit. Salah satu contoh paling mencolok adalah sosok istri dari seorang politikus Amerika Serikat, Eric Swalwell. Di […]

  • TERBONGKAR! India Geger Cari Pupuk, Kenapa Sampai Lirik Indonesia?

    TERBONGKAR! India Geger Cari Pupuk, Kenapa Sampai Lirik Indonesia?

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Dunia kembali dihadapkan pada ancaman krisis global yang tak terduga. Kali ini, sektor pertanian menjadi sorotan utama, terutama terkait ketersediaan pupuk yang semakin menipis. Gejolak geopolitik, khususnya konflik di Timur Tengah, telah memicu kekhawatiran serius di berbagai negara, termasuk India, yang kini ketar-ketir mencari sumber pasokan baru. Indonesia disebut-sebut menjadi salah satu harapan bagi raksasa […]

expand_less