Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HEBOH! DPR Berang, Unissula Dikecam Keras karena Coba ‘Damai’kan Kasus Kekerasan Seksual!

HEBOH! DPR Berang, Unissula Dikecam Keras karena Coba ‘Damai’kan Kasus Kekerasan Seksual!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus kembali mencuat, kali ini melibatkan institusi pendidikan tinggi Unissula, dan memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (). Wakil Ketua Komisi X , Lalu Hadrian, secara tegas menyoroti upaya mediasi yang diduga dilakukan oleh pihak universitas.

Hadrian menekankan bahwa penanganan kasus harus dilakukan secara serius dan mengedepankan perlindungan korban. Sikap Komisi X ini jelas menunjukkan ketidaksepakatan terhadap penyelesaian kasus melalui jalur mediasi, yang dianggap sangat bermasalah dalam konteks ini.

Skandal Unissula dan Sorotan Komisi X DPR

Pernyataan Lalu Hadrian menjadi lampu merah bagi institusi pendidikan yang berupaya menyelesaikan kasus di balik layar. Ia dengan gamblang menyatakan bahwa Komisi X DPR tidak sepakat dengan upaya Unissula untuk mendamaikan kasus seksual yang terjadi di lingkungan kampus.

Sikap DPR ini bukan tanpa alasan, melainkan didasari oleh prinsip perlindungan korban dan penegakan keadilan yang menjadi fondasi dalam penanganan kasus kekusasaan. Lalu Hadrian juga menyoroti bagaimana institusi harus menjadi tempat aman, bukan justru abai terhadap penderitaan korbannya.

Mengapa Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Sangat Dilarang?

Dalam kasus kekerasan seksual, mediasi seringkali menjadi jalan buntu yang justru merugikan korban dan melemahkan proses . Banyak ahli dan psikolog sepakat bahwa mediasi tidak relevan dan bahkan berbahaya dalam konteks ini karena ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban.

Upaya mediasi seringkali menciptakan tekanan bagi korban untuk “berdamai” atau “memaafkan”, yang justru menghambat pemulihan dan menghalangi tercapainya keadilan sejati. Hal ini bertentangan dengan semangat undang-undang yang ada.

Perlindungan Korban adalah Prioritas Utama

Korban kekerasan seksual membutuhkan perlindungan, dukungan, dan keadilan, bukan negosiasi atau kompromi yang bisa memperparah trauma. Proses mediasi dapat membahayakan korban dan merusak integritas kasus.

  • Trauma mendalam: Mediasi dapat memicu trauma ulang bagi korban, memaksa mereka berhadapan langsung dengan pelaku atau pengingat insiden.
  • Ketidakseimbangan kekuatan: Pelaku dan korban seringkali berada dalam posisi yang tidak setara, sehingga mediasi tidak akan pernah berjalan adil.
  • Potensi reviktimisasi: Upaya damai seringkali berujung pada korban yang merasa tidak didengar atau malah disalahkan, memperparah rasa sakit mereka.

Landasan Hukum Jelas: UU TPKS dan Permendikbudristek PPKS

Di , kerangka telah sangat jelas melarang mediasi dalam kasus kekerasan seksual. Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) telah menggariskan bahwa kasus-kasus ini harus ditangani melalui jalur hukum yang tegas.

Selain itu, Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi secara eksplisit melarang penyelesaian kasus melalui mediasi atau bentuk perdamaian lainnya. Permen ini mewajibkan perguruan tinggi untuk menindaklanjuti setiap laporan kekerasan seksual sesuai prosedur yang baku dan berpihak pada korban.

Tanggung Jawab Institusi Pendidikan: Lebih dari Sekadar Belajar

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Kampus bukan hanya tempat belajar, melainkan juga wadah pembentukan karakter dan moralitas yang menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Keberadaan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di setiap perguruan tinggi, sebagaimana diamanatkan Permendikbudristek PPKS, menjadi kunci. Satgas ini bertugas menerima laporan, melakukan investigasi, hingga merekomendasikan sanksi, tanpa ruang untuk upaya damai yang melanggar hukum.

Konsekuensi Hukum dan Moral bagi Pelanggar

Institusi pendidikan yang gagal menindaklanjuti kasus kekerasan seksual atau mencoba melakukan mediasi ilegal, dapat menghadapi berbagai konsekuensi. Ini termasuk sanksi administratif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hingga potensi masalah hukum.

Lebih dari itu, reputasi institusi akan tercoreng parah di mata publik, mahasiswa, dan calon mahasiswa. Kepercayaan terhadap kampus sebagai tempat yang aman akan runtuh, dan hal ini dapat berdampak jangka panjang pada keberlangsungan dan citra perguruan tinggi tersebut.

Sikap Komisi X DPR terhadap kasus Unissula ini menjadi pengingat tegas bagi seluruh institusi pendidikan di . Penanganan kasus kekerasan seksual harus selalu didasarkan pada prinsip keadilan, perlindungan korban, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Tidak ada ruang untuk kompromi atau mediasi yang justru mengkhianati kepercayaan korban dan merusak tatanan hukum.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Misteri Papua Pukau San Francisco, KJRI Ungkap Harta Karun Budaya Tak Terduga!

    Terungkap! Misteri Papua Pukau San Francisco, KJRI Ungkap Harta Karun Budaya Tak Terduga!

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 93
    • 0Komentar

    San Francisco, kota inovasi dan keberagaman, baru-baru ini menjadi saksi bisu pesona budaya yang tak tertandingi dari ujung timur Indonesia. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco berhasil membawa sepotong surga dari Tanah Papua ke Wisma Indonesia, menghadirkan kekayaan budaya dan pariwisata yang memukau publik Amerika Serikat. Acara ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah […]

  • TERKUAK! Ini Dia Rahasia BAZNAS Mampu Ubah Nasib Ribuan Orang, DPRD Gorut Sampai Beri Pujian!

    TERKUAK! Ini Dia Rahasia BAZNAS Mampu Ubah Nasib Ribuan Orang, DPRD Gorut Sampai Beri Pujian!

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menjadi sorotan positif, kali ini datang dari lembaga legislatif di Gorontalo Utara. Apresiasi tinggi disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Ariyanti Polapa, yang secara langsung mengakui kinerja luar biasa BAZNAS dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Program-program yang digulirkan oleh BAZNAS dinilai […]

  • Gawat! Model AI ‘Mythos’ Anthropic yang Terlalu Berbahaya Kini Bocor!

    Gawat! Model AI ‘Mythos’ Anthropic yang Terlalu Berbahaya Kini Bocor!

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kabar mengejutkan mengguncang dunia teknologi. Model AI terbaru dari Anthropic, Mythos, yang sebelumnya diklaim terlalu berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah, kini malah bocor ke publik. Insiden ini sontak memicu kekhawatiran serius mengenai potensi penyalahgunaan teknologi AI paling canggih. Kebocoran Mythos bukan sekadar pelanggaran data biasa; ini adalah alarm keras bagi seluruh umat manusia. […]

  • KABAR GEMBIRA! Poliklinik RSUD drg. Clara Gobel Siap Layani Anda Penuh Pasca Libur Lebaran!

    KABAR GEMBIRA! Poliklinik RSUD drg. Clara Gobel Siap Layani Anda Penuh Pasca Libur Lebaran!

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Masyarakat Boalemo dan sekitarnya kini bisa bernapas lega. Setelah periode libur panjang Hari Raya Idulfitri, pelayanan poliklinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) drg. Clara Gobel telah kembali beroperasi secara normal. Pembukaan kembali ini adalah kabar yang sangat dinanti. Banyak yang membutuhkan pemeriksaan rutin, konsultasi, atau perawatan lanjutan yang sempat tertunda selama Lebaran. Kini, akses […]

  • TERUNGKAP! Bumi Terlihat SEJUTA KALI Lebih Memukau dari Bulan: Karya Terbaru Awak Artemis II!

    TERUNGKAP! Bumi Terlihat SEJUTA KALI Lebih Memukau dari Bulan: Karya Terbaru Awak Artemis II!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Awak misi Artemis II baru-baru ini membagikan serangkaian foto Bumi yang menakjubkan. Gambar-gambar ini diambil dalam perjalanan bersejarah mereka mengelilingi Bulan. Penampakan visual yang memukau ini dengan cepat dijuluki sebagai ‘Blue Marble’ versi baru. Foto-foto tersebut sukses memikat perhatian dunia, memperbarui perspektif kita tentang planet biru yang kita sebut rumah. Bayangkan melihat Bumi kita, sebuah […]

  • TERKUAK! Skandal Rp 28 M Dana Gereja: BNI Ungkap Modus Pembobolan Hingga Akarnya!

    TERKUAK! Skandal Rp 28 M Dana Gereja: BNI Ungkap Modus Pembobolan Hingga Akarnya!

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Dunia dikejutkan oleh terkuaknya sebuah skandal penggelapan dana gereja yang mencapai angka fantastis, sekitar Rp 28 miliar. Kasus ini berhasil dibongkar berkat kecermatan pihak perbankan, khususnya BNI, yang mencium adanya transaksi mencurigakan dalam aliran dana tersebut. Jumlah yang tidak sedikit ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana modus operandi di balik penipuan sebesar ini […]

expand_less