Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GEGER! Mayoritas Warga Amerika Minta Trump DIHUKUM? Ini Kisah Pemakzulan Paling Kontroversial!

GEGER! Mayoritas Warga Amerika Minta Trump DIHUKUM? Ini Kisah Pemakzulan Paling Kontroversial!

  • account_circle Redaksi TilongKabila
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Suara riuh publik terkait pemakzulan mantan Presiden Donald Trump memang menjadi salah satu episode paling dramatis dalam sejarah politik modern Paman Sam.

Faktanya, selama masa kepresidenannya, sentimen untuk memakzulkan Trump terus bergelora, bahkan mencapai puncaknya hingga dua kali proses pemakzulan resmi dilayangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Apa Itu Pemakzulan (Impeachment) di Amerika Serikat?

Pemakzulan adalah proses konstitusional di mana badan mengajukan tuduhan terhadap pejabat sipil karena ‘kejahatan dan pelanggaran berat’ (high crimes and misdemeanors).

Ini bukanlah pemecatan langsung, melainkan semacam dakwaan politik yang berpotensi berujung pada pencopotan jabatan jika disetujui oleh dua pertiga Senat setelah persidangan.

Proses Pemakzulan: DPR vs. Senat

Proses ini dimulai di Dewan Perwakilan Rakyat (), yang memiliki kekuasaan tunggal untuk memakzulkan. Jika mayoritas menyetujui pasal-pasal pemakzulan, kasus tersebut kemudian beralih ke Senat.

Di Senat, anggota dewan akan bertindak sebagai juri, sementara anggota yang disebut “manajer” akan berfungsi sebagai jaksa. Presiden AS yang dimakzulkan akan diadili dan memerlukan dua pertiga suara Senat untuk dicopot dari jabatan.

Dua Kali Sejarah: Donald Trump dan Pemakzulan

Donald Trump mencetak sejarah sebagai satu-satunya presiden yang dimakzulkan sebanyak dua kali oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Kedua upaya ini mencerminkan polarisasi politik yang mendalam dan perdebatan sengit tentang batasan kekuasaan .

Impeachment Pertama: Skandal Ukraina (2019)

Pemakzulan pertama Trump dipicu oleh tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres. Ini berpusat pada panggilan teleponnya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Trump dituduh menekan Ukraina untuk menyelidiki Joe Biden, lawan politiknya, sebagai imbalan atas bantuan militer yang telah disetujui Kongres.

Dewan Perwakilan Rakyat, yang saat itu mayoritasnya dikuasai Demokrat, menyetujui dua pasal pemakzulan pada Desember 2019.

Namun, Senat yang didominasi Republik kemudian membebaskan Trump dari semua tuduhan pada Februari 2020. Jajak pendapat saat itu menunjukkan bahwa sebagian besar rakyat Amerika, khususnya dari kalangan Demokrat dan independen, percaya bahwa Trump telah menyalahgunakan kekuasaannya.

Impeachment Kedua: Serangan Capitol (2021)

Pemakzulan kedua terjadi hanya beberapa hari sebelum masa jabatannya berakhir, menyusul kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari 2021.

Trump dituduh “menghasut pemberontakan” dengan pidatonya yang mendorong para pendukungnya untuk berbaris ke Capitol dalam upaya menghentikan sertifikasi kemenangan Joe Biden.

Dewan Perwakilan Rakyat sekali lagi menyetujui pasal pemakzulan, menjadikannya presiden pertama dalam sejarah AS yang dimakzulkan dua kali.

Sekali lagi, Senat membebaskan Trump dari tuduhan ini pada Februari 2021, meskipun tujuh senator Republik memilih untuk menghukumnya, jumlah tertinggi senator dari partai presiden yang memilih untuk menghukum presiden mereka sendiri.

Dibalik Angka: Opini Publik yang Terbelah

Pernyataan bahwa “sebagian besar rakyat setuju bila Presiden mereka, Donald Trump dimakzulkan” memang didukung oleh beberapa jajak pendapat, terutama pada momen-momen tertentu.

Namun, penting untuk melihat konteks polarisasi politik yang ekstrem di AS. Dukungan untuk pemakzulan sangat bervariasi berdasarkan afiliasi partai.

Sebagai contoh, jajak pendapat selama pemakzulan pertama menunjukkan bahwa sekitar 50% hingga 55% publik mendukung pencopotan Trump. Angka ini seringkali didorong oleh dukungan mayoritas Demokrat dan independen, sementara mayoritas Republik menentang keras.

Setelah serangan Capitol, dukungan untuk pemakzulan dan pencopotan Trump sempat melonjak, bahkan di kalangan beberapa pemilih Republik.

Namun, seiring waktu, dukungan tersebut cenderung kembali ke pola partisan yang lebih familier, di mana basis pendukung Trump tetap solid.

Mengapa Opini Publik Sangat Penting?

Opini publik memiliki peran krusial dalam politik Amerika. Meskipun proses pemakzulan bersifat konstitusional, tekanan dari publik dapat memengaruhi keputusan politisi, terutama di Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat.

Partai-partai politik sering kali mempertimbangkan sentimen pemilih mereka ketika mengambil suara pada isu-isu sensitif seperti pemakzulan, karena ini dapat berdampak pada hasil pemilihan umum berikutnya.

Dampak dan Warisan Sejarah: Mengubah Lanskap Politik AS

Dua pemakzulan Donald Trump telah meninggalkan jejak mendalam dalam lanskap politik Amerika Serikat. Ini menciptakan preseden tentang batas-batas kekuasaan presiden dan akuntabilitas.

Kasus-kasus ini juga memperburuk polarisasi politik yang sudah ada, memperdalam jurang pemisah antara dua partai besar dan basis pemilih mereka.

“Peristiwa pemakzulan Trump bukan hanya tentang seorang presiden, tetapi tentang fondasi kita dan sejauh mana kita bersedia melindunginya,” kata seorang analis politik terkemuka.

Meskipun Trump tidak pernah dicopot dari jabatannya, proses pemakzulan itu sendiri berfungsi sebagai teguran serius dari cabang .

Ini mengirimkan pesan bahwa tidak ada presiden yang berada di atas hukum, meskipun implementasinya seringkali dipengaruhi oleh dinamika politik partisan.

Opini dan Analisis Tambahan: Pemakzulan Sebagai Alat Politik?

Banyak pengamat berpendapat bahwa pemakzulan telah beralih dari alat konstitusional yang jarang digunakan untuk kejahatan serius menjadi senjata politik yang lebih sering digunakan oleh partai oposisi.

Penggunaan pemakzulan terhadap Trump, dua kali dalam empat tahun, memperkuat argumen ini dan memicu kekhawatiran tentang “normalisasi” proses tersebut.

Meski demikian, para pendukung pemakzulan berargumen bahwa tindakan Trump, terutama setelah pemilihan 2020 dan insiden Capitol, memang melampaui batas dan memerlukan respons serius dari Kongres.

Debat ini kemungkinan akan terus berlanjut di masa depan, saat politik Amerika terus bergulat dengan warisan era Trump dan implikasi konstitusional dari peristiwa-peristiwa tersebut.

Pada akhirnya, keinginan sebagian besar rakyat untuk memakzulkan Donald Trump adalah cerminan dari ketidakpuasan mendalam terhadap kepemimpinannya di sebagian segmen masyarakat. Fenomena ini akan terus dipelajari sebagai babak krusial dalam sejarah Amerika Serikat.

Penulis

Tilongkabila.id: Bicara Fakta, Bukan Retorika. Media independen yang berani mengupas tuntas isu publik secara kritis, tajam, dan transparan tanpa kompromi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Libur Lebaran, Pantai Bali 2 Indramayu Justru Bikin Pusing Tujuh Keliling!

    Terungkap! Libur Lebaran, Pantai Bali 2 Indramayu Justru Bikin Pusing Tujuh Keliling!

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Libur Lebaran adalah momen yang dinanti banyak orang untuk berkumpul dengan keluarga dan menikmati waktu bersantai. Tak terkecuali bagi warga Indramayu yang kerap memilih destinasi wisata lokal untuk melepas penat. Salah satu primadona yang selalu ramai dikunjungi adalah Pantai Bali 2. Namun, ada cerita menarik sekaligus miris di balik euforia liburan ini, di mana kegembiraan […]

  • Bupati Ungkap: Data Desa Itu Emas! Bimtek Kunci Kesejahteraan Rakyat Bone Bolango!

    Bupati Ungkap: Data Desa Itu Emas! Bimtek Kunci Kesejahteraan Rakyat Bone Bolango!

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Citra Lestari
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pusaran pembangunan daerah tak lepas dari fondasi administrasi yang kuat, terutama di tingkat desa. Di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, komitmen ini ditegaskan melalui sebuah inisiatif penting. Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petugas Registrasi Desa. Acara ini menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan layanan publik di akar […]

  • Banjir Rezeki atau Badai Uang? Cek Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini 27 Maret!

    Banjir Rezeki atau Badai Uang? Cek Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini 27 Maret!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Selamat datang para pencari petunjuk bintang! Hari ini, 27 Maret, langit kembali membentangkan pesannya untuk kita semua. Siapkah Anda menyambut kejutan, tantangan, atau mungkin gelombang rezeki yang tak terduga? Mari kita selami lebih dalam apa yang disiapkan semesta untuk tiga zodiak awal dalam perjalanan zodiak ini: Aries, Taurus, dan Gemini. Bersiaplah untuk mendapatkan wawasan tentang […]

  • Emas Antam Anjlok Pekan Ini! Akankah Bangkit atau Makin Terjun Minggu Depan?

    Emas Antam Anjlok Pekan Ini! Akankah Bangkit atau Makin Terjun Minggu Depan?

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Harga emas Antam, salah satu instrumen investasi paling diminati di Indonesia, baru saja mengalami pelemahan signifikan dalam sepekan terakhir. Penurunan ini tentu memicu pertanyaan besar di kalangan investor: apakah ini hanya koreksi sesaat atau awal dari tren bearish yang lebih panjang? Kondisi pasar yang bergejolak membuat banyak pihak mencari jawaban. Investor, baik pemula maupun berpengalaman, […]

  • Terungkap! Kisah Nyata Paling Mencekam di Udara Tahun 70-an, Bikin Jantung Berdebar!

    Terungkap! Kisah Nyata Paling Mencekam di Udara Tahun 70-an, Bikin Jantung Berdebar!

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bersiaplah untuk menahan napas! Film ‘Hijack 1971’ siap membawa Anda kembali ke era 1970-an, sebuah dekade penuh gejolak, di mana langit pun tak luput dari ancaman. Karya sinema ini bukan sekadar fiksi biasa. Ia adalah rekonstruksi menegangkan dari sebuah peristiwa pembajakan pesawat yang benar-benar terjadi, menyajikan ketegangan dan drama emosional yang menguras energi. Jadwalkan tanggal […]

  • Menguak Tabir Hitam Merpati: Pesangon 1.225 Mantan Pegawai Tak Kunjung Lunas!

    Menguak Tabir Hitam Merpati: Pesangon 1.225 Mantan Pegawai Tak Kunjung Lunas!

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi TilongKabila
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kisah kelam PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) terus berlanjut, menyisakan luka mendalam bagi ribuan mantan pegawainya. Bertahun-tahun setelah operasionalnya terhenti, maskapai pelat merah ini masih belum menuntaskan kewajiban membayar pesangon terhadap 1.225 eks pegawai. Kasus ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari nasib ratusan kepala keluarga yang hak-haknya terabaikan. Mereka menggantungkan harapan pada pemerintah dan […]

expand_less